Dokter Muda di Palembang Hilang Setelah Pamit Naik Kereta Api ke Lampung

Firdaus ยท Kamis, 20 Februari 2020 - 16:50 WIB
Dokter Muda di Palembang Hilang Setelah Pamit Naik Kereta Api ke Lampung
Ibu korban menunjukkan foto putrinya, dokter muda yang hilang kontak setelah pamit berangkat ke Lampung, Kamis (20/2/2020). (Foto: iNews/Firdaus)

PALEMBANG, iNews.id – Seorang dokter muda di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Nurshabrina (27), hilang tanpa kabar selama sepekan setelah pamit pergi ke Lampung. Khawatir dengan kondisi sang putri, orang tua membuat laporan orang hilang ke Mapolda Sumsel.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Subdit Jatanras Polda Sumsel langsung mendatangi rumah korban, Kamis (20/2/2020). Polisi meminta keterangan dari kedua orang tua korban di kediamannya, Perumahan Bukit Sejahtera Blok S, Kecamatan Ilir Barat Satu, Palembang. Kesedihan terlihat di wajah sang ibu dan ayah dokter yang akrab disapa Shabrina itu.

Shabrina sebelumnya pamit hendak pergi ke Lampung pada Kamis, 11 Februari lalu. Di Lampung, korban mengatakan akan bertemu dengan teman-temannya karena pernah kuliah di sana dan selanjutnya ke Jakarta. Bahkan kepergiannya diantar oleh sang ayah ke Stasiun Kertapati Palembang.

Keesokan harinya, korban sempat memberi kabar setelah tiba di Lampung. Terakhir korban memberi kabar melalui pesan singkat pada Jumat sore 14 Februari kemarin. Pesan terakhir Shabrina, dia akan pulang ke Palembang pada Sabtu, 15 Februari, keesokan harinya.

“Anak saya berangkat ke Lampung menggunakan kereta, berangkat dari Stasiun Kertapati Palembang. Pesan terakhirnya melalui pesan singkat, dia akan pulang ke Palembang, pada Sabtu,” kata ayah korban, Fahmi.

Namun setelah itu, tidak ada lagi kabar dari korban. Bahkan kedua nomor telepon seluler korban tidak bisa lagi dihubungi. Karena hilang kontak dengan anaknya, orang tua korban khawatir. Mereka kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolda Sumsel.

“Dia berangkat tanggal 11 malam. Sejak Sabtu tidak ada lagi kontak, “ kata Fahmi.

Sementara itu, Kanit II Subdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Bakhtiar mengatakan, pihaknya langsung mendatangi rumah korban untuk memintai data serta keterangan dari kedua orang tua Shabrina.

“Kami memastikan keberangkatan dan identitas si orang hilang. Kami menelusuri mulai dari pemberangkatan lewat kereta api. Sesuai pemeriksaan, benar ada nama si orang hilang ini di manifest,” kata Kompol Bakhtiar.

Penyidik dari Polda Sumsel masih melakukan penyelidikan. Tidak menutup kemungkinan Polda Sumsel akan berkoordinasi dengan Polda Lampung terkait hilangnya dokter muda itu. Sementara keluarga berharap korban segera kembali dalam keadaan selamat.


Editor : Maria Christina