Dikira Meninggal karena Stroke, Warga Banyuasin Ternyata Positif Corona

Antara ยท Senin, 18 Mei 2020 - 11:07 WIB
Dikira Meninggal karena Stroke, Warga Banyuasin Ternyata Positif Corona
Pemakaman pasien corona (Antara)

BANYUASIN, iNews.id - Seorang warga berinisial US (52) meninggal dunia. Belakangan diketahui jika warga Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ini positif virus corona atau Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banyuasin Aminuddin, mengatakan warga itu tercatat sebagai kasus 344 di Sumsel.

Sebelum meninggal, kata Aminuddin, pasien diketahui tidak memenuhi kriteria orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

"Pasien dimaksud masuk RSUD Banyuasin dan setelah di-screening tidak memenuhi kriteria OTG, ODP maupun PDP berdasarkan pedoman Kemenkes RI," kata Aminuddin, Senin (18/5/2020).

Aminuddin mengatakan, US masuk IGD RSUD Banyuasin dengan kondisi penurunan kesadaran, stroke dan dengan hiponatremia berat disertai pneumonia. Awalnya diduga US meninggal akibat stroke dan sepsis serta hiponatremia berat.

Petugas, kata Aminuddin, melakukan pemeriksaan Covid-19 kepada pasien. Hal ini merupakan tindakan ekstra hati-hati di tengah pandemi, dengan pemeriksaan terdiri dari rapid test dan pengambilan swab.

“Hasil rapid test saat itu menunjukkan non-reaktif atau negatif, sedangkan hasil swab yang menyatakan positif Covid-19,” kata dia.

Aminuddin melanjutkan, hasil tes baru diketahui pada 14 Mei atau sembilan hari setelah US meninggal pada 5 Mei 2020. Sayangnya, US baru terdata meninggal di Gugus Tugas Sumsel pada Minggu (17/5/2020).

Saat ini, US sudah dimakamkan tanpa protokol kesehatan Covid-19 di Desa Srikembang, Kecamatan Betung.

"Setelah diumumkan positif, hari itu juga kami langsung lacak orang-orang yang berkontak dengannya termasuk yang ikut menguburkan, mereka kami ikutkan uji swab," kata Aminudin.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto