Cerita Kocak Wartawan Gadungan Masuk Jebakan Polisi saat Peras Kepala Sekolah

Dede Febriansyah, Melly Puspita ยท Sabtu, 07 Maret 2020 - 13:35 WIB
Cerita Kocak Wartawan Gadungan Masuk Jebakan Polisi saat Peras Kepala Sekolah
Lingkungan sekolah MTSN 1 Palembang. (Foto: Istimewa).

PALEMBANG, iNews.id - Aksi wartawan gadungan berinsial HM alias Harry (37), warga Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), berujung di sel tahanan polisi. Pelaku kerap mengatasnamakan diri wartawan atau LSM untuk memeras pihak tertentu.

Harry diamankan polisi usai memeras Kepala Sekolah MTSN 1 Palembang. Apesnya aksi dia dilaporkan kepada penasihat komite sekolah yang ternyata seorang perwira polisi.

"Tersangka ditangkap oleh Kompol Baginda Harahap, anggota provos Polda Sumsel yang juga sebagai penasihat komite sekolah," kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi, saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2020).

Sebelum penangkapan itu, kepala sekolah yang menjadi korban pemerasan sudah berkoordinasi dengan Kompol Baginda Harahap. Lalu pada Rabu (4/3/2020) siang, pelaku datang ke sekolah sendiri dan menerima uang dari kepala sekolah. Tidak lama, anggota provos tersebut menangkap Harry.

"Saat ditangkap, terdapat barang bukti uang senilai Rp2 juta yang ada di dalam tas pelaku," ujar dia.

Polisi juga mengamankan kartu keanggotaan wartawan dan LSM milik pelaku. Namun saat ditelusuri, lembaga Harry tidak terdaftar di Kesbangpol Palembang. Ternyata, dia membuat kartu tersebut di toko percetakan dengan harga Rp50.000 untuk menakut-nakuti calon korbannya.

"Bikin di pasar, kena Rp50.000," kata pelaku Harry.

Sebelumnya, Jajaran Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap seorang wartawan gadungan berinisial HR (37), Rabu lalu. Dia diamankan karena ketahuan telah memeras kepala sekolah MTSN 1 Palembang dengan modus menuding korban melakukan pungutan liar (pungli).


Editor : Andi Mohammad Ikhbal