Angka Kehamilan di Palembang Turun saat Pandemi Corona

Sindonews.com, Era Neizma Wedya ยท Selasa, 12 Mei 2020 - 15:35 WIB
Angka Kehamilan di Palembang Turun saat Pandemi Corona
Ilustrasi Hamil (AFP)

PALEMBANG, iNews.id - Jumlah kehamilan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menurun. Padahal, saat ini pemerintah sedang mewajibkan orang-orang untuk di beraktifitas di rumah karena pandemi virus corona atau Covid-19.

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang dr Mirza Susanty mengatakan, pada bulan Februari kehamilan di Kota Palembang berjumlah 4.573.

“Pada Maret 2020 menurun menjadi 4.225,” kata Mirza, Selasa (12/5/2020)

Mirza menambahkan, kehamilan didominasi oleh wanita berusia 25-35 tahun.

"Sementara untuk April masih direkap, namun estimasi jumlahnya tidak jauh berubah di angka 4.000-an,” kata dia.

Meski begitu, kata Mirza, angka 4.000-an setiap bulan sudah tergolong tinggi dibandingkan rata-rata dua tahun terakhir yang hanya berkisar 2.000-an.

“Total pada tahun 2018 terdapat 25.000 kehamilan, dan meningkat menjadi 26.000 kehamilan di tahun 2019,” kata dia.

Rata-rata kehamilan pada masa pandemi ini, lanjut Mirza, merupakan anak yang kedua dan ketiga.

Pada masa pandemi corona, kata Mirza, ada aturan untuk pemeriksaan kehamilan. Yakni, ibu hamil hanya disarankan melakukan pemeriksaan pertama di Puskesmas atau layanan kesehatan lain. Sementara untuk pemeriksaan kedua hingga keempat buku panduan.

"Hal ini untuk mencegah atau meminimalisir potensi penularan Covid-19 di masyarakat," katanya.

Namun, khusus bagi ibu yang mengalami tanda bahaya, seperti; gerakan janin yang kurang baik, darah tinggi, pandangan kabur, dan tanda penurunan kesehatan lainnya, disarankan melakukan konsultasi kepada tenaga kesehatan.

"Kemudian untuk usia kandungan delapan bulan atau menjelang kelahiran harus melakukan minimal satu kali kontrol kesehatan," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto