Tak Pakai Masker, 200 Pengendara di Palembang Dikarantina

Antara ยท Senin, 11 Mei 2020 - 01:10 WIB
Tak Pakai Masker, 200 Pengendara di Palembang Dikarantina
Petugas gabungan Satpol PP merazia warga yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas di jalan raya Kota Palembang. (Foto: Antara)

PALEMBANG, iNews.id – Ratusan warga Kota Palembang yang tidak memakai masker saat beraktivitas di jalan protocol maupun tempat umum terpaksa dikarantina. Jumlah tersebut merupakan akumulasi sejak digencarkannya razia masker yang digelar petugas gabungan Satpol PP dan TNI-Polri 30 April lalu.

"Sejak diterapkannya sanksi tegas terhadap warga yang melanggar ketentuan wajib memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah hingga hari ke-14 penerapan sanksi karantina sudah 200 orang lebih yang diamankan dan dikarantina di Asrama Haji dan di gedung PGRI," kata Kasat Pol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya di Palembang, Minggu (10/5/2020).

Putra menegaskan, Satpol PP terus berupaya menggalakkan penertiban warga yang tidak menggunakan masker untuk melaksanakan instruksi Wali Kota Palembang Nomor 1 Tahun 2020 tentang peningkatan pengendalian, pencegahan dan penanganan Covid-19.

Berdasarkan evaluasi penerapan sanksi bagi warga yang tidak memakai masker, kesadaran warga kota mulai meningkat terbukti jumlah pelanggar terus mengalami penurunan.

Awal penerapan sanksi ada puluhan warga yang dikarantina, namun kini jumlahnya terus berkurang dalam beberapa hari ini paling banyak 18 orang yang terjaring petugas tidak menggunakan masker ketika beraktivitas di jalan protokol dan sejumlah tempat umum..

Mengkarantina warga yang tidak menggunakan masker 1X24 jam sebagai tindakan untuk memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran warga agar mendukung kebijakan pemerintah, mematuhi anjuran menggunakan masker, sebagai salah satu upaya percepatan penanganan wabah Corona Viris Disease (2019 COVID-19), kata Kasatpol PP.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, jajarannya siap mengawal kebijakan wali kota setempat mengkarantina warganya yang kedapatan tidak memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah atau area publik.

Petugas yang selama ini mengedepankan tindakan persuasif, terhitung mulai 30 April 2020 diperintahkan melakukan tindakan lebih tegas sesuai dengan ketentuan hukum kepada pelanggar anjuran dan larangan pemerintah menghadapi wabah virus corona.

"Warga diingatkan untuk selalu memakai masker jika tidak ingin diamankan, bagi warga dan pengendara yang melintas di jalan protokol dan pos cek poin di perbatasan wilayah kota, kedapatan tidak menggunakan masker akan dilakukan penindakan karantina yang disiapkan pemkot setempat," ujar Kapolrestabes.


Editor : Kastolani Marzuki