Anggaran Terbatas, Pemkot Palembang Prioritaskan Bangun Jalur Sepeda Rute Ketiga

Antara ยท Rabu, 30 September 2020 - 14:17:00 WIB
Anggaran Terbatas, Pemkot Palembang Prioritaskan Bangun Jalur Sepeda Rute Ketiga
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Rizal. (Foto: Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan memprioritaskan pembangunan jalur sepeda rute ketiga dari tiga yang telah ditetapkan. Penundaan pembangunan dua rute sepeda lainnya ini karena keterbatasan anggaran sehingga perlu mengandalkan dana CSR.

"Kami akan prioritaskan dulu membangun rute ketiga tahun ini.Mungkin untuk dua rute lainnya bisa dari bantuan CSR lainnya di tahun depan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Rizal, di Palembang, Selasa (29/9/2020).

Agus mengatakan, rute ketiga tersebut sepanjang enam kilometer (km). Rute ini melewati Jalan Kambang Iwak-Jalan Tasik-Jalan Ki Renggo Wirosantiko-Jalan Kapten A Rivai-Jalan POM IX-Jalan Sumpah Pemuda-Jalan Angkatan 45-Jalan Kapten A Rivai-Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Tasik.

Menurutnya Bank Sumsel Babel akan membantu pembuatan marka jalan serta rambu-rambu untuk rute tersebut. Diharapkan pada pertengahan Oktober, jalur sepeda rute ketiga sudah dapat diluncurkan dan digunakan.

Sebelumnya, Pemkot Palembang menerbitkan SK Nomor 191/KPTS/Dishub/2020 tentang Penetapan Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor dan Lokasi Khusus Jalur Sepeda. Terdapat tiga rute pembagian jalur sepeda dengan total panjang 22 km.

Rute pertama sepanjang 4 km melewati Jalan Tasik-Jalan Merdeka-Simpang Kantor Wali Kota-Jalan Rumah Bari-Jalan Palembang Darusalam-Jalan Sekanak-Jalan Merdeka dan Jalan Tasik.

Rute kedua sepanjang 12 km melewati Kompleks Olahraga Jakabaring-Jalan Gubernur A Bastari-Jalan HM Ryacudu, Jembatan Ampera, Jalan Merdeka-Jalan Rumah Bari dan Jalan Benteng Kuto Besak.

Agus mengatakan, rencananya jalur sepeda dibuka setiap hari pukul 05.00 WIB-10.00 WIB dan 15.00 WIB-19.00 WIB. Selama itu, kendaraan bermotor dilarang masuk ke area selama operasional jalur sepeda.

"Kalau di luar jam operasional baru boleh," ujar Agus.

Dishub Palembang juga telah menyiapkan buku panduan bersepeda yang akan diterbitkan pada peluncuran jalur sepeda tersebut. Buku itu wajib dipahami pesepeda untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas.


Editor : Maria Christina