get app
inews
Aa Text
Read Next : 75 Pasutri Berhasil Jalani Program Bayi Tabung Perdana di Sumsel

Anak Durhaka Bacok Ayah Kandung hingga Terkapar, Pemicunya Bikin Malu 

Jumat, 21 Mei 2021 - 10:40:00 WIB
Anak Durhaka Bacok Ayah Kandung hingga Terkapar, Pemicunya Bikin Malu 
Seorang pria di OKU terkapar dibacok anak kandung. (Foto: Ilustrasi/Ist)

OKI, iNews.id - Seorang pria di Tulung Selapan, Kabupaten OKI Sumatera Selatan (Sumsel), Dedi (45) terkapar bersimbah darah dengan luka bacok di kepala. Dedi dibacok anak kandungnya Grandika (27), karena tersinggung disebut sudah beristri tapi masih tinggal bersama orang tua.   

Peristiwa menggemparkan warga Tulung Selapan, karena belum lama ini seorang ayah yang bacok anak kandung karena sering pergi menggunakan sepeda motor tanpa izin. Kemudian kejadian anak bacok ayah kandung ini terjadi di Desa Lebung Gajah, Rabu (19/5/2021).

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.30 WIB Rabu 19 Mei 2021 di Desa Lebung Gajah, Kecamatan Tulung Selapan. "Korban bernama Dedi bin Kornen (45), yang dibacok anaknya sendiri dan terkulai lemah di puskesmas dengan luka bacok di bagian kepala," katanya.

Mendapatkan laporan, Polsek Tulung Selapan langsung melakukan pengejaran dan pelaku Grandika alias Gren ditangkap beberapa jam kemudian di rumah korban dan pelaku. Pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan, berikut barang bukti berupa senjata tajam jenis parang. Adapun motif dari penganiayaan yakni merasa tersinggung dengan ayah kandungnya.

"Pelaku yang sudah beristri ini masih tinggal di rumah orang tuanya dan merasa tersinggung dengan tingkah laku ayahnya, sehingga ia langsung membacokkepada ayahnya di bagian kepala yang mengakibatkan korban terkapar bersimbah darah, kemudian pelaku pergi. Oleh warga sekitar korban dinawa ke Puskesmas Tulung Selapan," ujarnya.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut