Ada Laporan Penampakan Harimau di Kampus Unsri, BKSDA Sumsel Turun Tangan
Menurut dia laporan kemunculan dugaan harimau pertama kali diterimanya pada Sabtu (4/1/2020) saat seorang mahasiswa tengah melaksanakan riset di kebun kelapa sawit.
"Mahasiswa tersebut mengaku mendengar suara auman, namun tidak melihat wujud sumber suara karena langsung berlari ketakutan," ujar dia.
Laporan kedua diterima pada Selasa (7/1/2020) saat seorang penyadap mengaku melihat hewan sebesar anak sapi yang memiliki belang, lokasinya tidak jauh dari lokasi laporan pertama.
BACA JUGA: BKSDA Sumsel: Waspada! Harimau di Muara Enim Belum Tertangkap
Namum si penyadap melihatnya dari jarak cukup jauh dan menjelang maghrib, sehingga tidak terlalu jelas. Kemudian pihak kampus mengecek kebenaran informasi itu ke lokasi.
"Kami melihat ada jejak-jejak, tapi kami belum tahu apa itu jejak macan atau harimau karena kami bukan ahlinya," ujarnya.
Terkait laporan tersebut, dia sudah menghimbau seluruh civitas akademika untuk menghentikan sementara aktivitas riset di area perkebunan Unsri, pihaknya juga telah melapor ke BKSDA untuk meminta bantuan pengecekan temuan hewan buas ini.
Area kebun riset kampus Unsri Indralaya, kata dia, memiliki luas 200 hektare yang didominasi semak belukar, 30 hektar di antaranya merupakan kebun sawit aktif dan 15 hektar kebun karet.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto