Ratusan ribu vaksin Covid-19 di Sumsel mendekati masa kedaluwarsa. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Dede Febriansyah

PALEMBANG, iNews.id - Ratusan ribu dosis vaksin Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) terancam tidak terpakai karena mendekati masa kedaluwarsa. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumsel mengungkapkan terdapat sebanyak 468.616 dosis vaksin yang hampir habis masa pemakaian.

"Jadi vaksin yang segera kadaluwarsa itu ada vaksin jenis Covovax sebanyak 351.100 dosis, Astrazaneca sebanyak 93.100 dosis, serta Sinovac 24.416 dosis," ujar Kepala Dinkes Sumsel, Lesty Nurainy, Selasa (15/3/2022).

Sedangkan realisasi masyarakat yang telah divaksin, Lesty menjelaskan, dosis pertama telah mencapai target 93,01 persen. Sedangkan untuk dosis kedua mencapai 69,08 persen, dengan target vaksin di Sumsel sebanyak 6.303.096 orang.

"Untuk vaksinasi ini kita harapkan program keroyokan TNI-Polri terus berjalan dan dapat dimaksimalkan ke Kabupaten dan Kota hingga tingkat bawah," ujarnya.

Lesty menambahkan, kondisi kasus Covid-19 di Sumsel saat ini telah menurun. Tercatat hingga Senin (14/3/2022), terkonfirmasi ada 62 kasus harian. Jumlah kasus sembuh mencapai 515 orang dan 4.127 orang masih menjalani isolasi di rumah sakit, sarana kesehatan dan rumah.

"Level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kemungkinan turun. Melihat perkembangan kasus Covid-19 yang menurun, hingga capaian vaksin yang bertambah," kata Lesty.

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menjelaskan, sesuai arahan pemerintah pusat, pemerintah daerah diminta untuk terus mempercepat penyaluran vaksin, terutama untuk vaksin lansia, booster dan dosis kedua.

Mawardi juga meminta, agar Bupati dan Wali Kota di Sumsel segera menghabiskan vaksin sebelum kadaluarsa. "Memang karena capaian vaksinasi di Sumsel cukup tinggi, maka sudah sulit untuk mencari sasaran vaksinasi. Kalau dari segi vaksinnya tidak ada kendala," katanya.


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT