Polda Sumsel menilai pendekatan spiritual ini penting untuk meningkatkan integritas, disiplin, dan empati personel. Hal ini menjadi bagian dari kebijakan pembinaan sumber daya manusia Polri.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memberikan apresiasi kepada para hafidz dan hafidzah, termasuk personel Polri yang menghafal Al-Qur’an. Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi anggota lainnya.
Selain 227 khataman Al-Qur’an, kegiatan juga diisi dengan bantuan sosial, kultum Ramadhan dan buka puasa bersama. Rangkaian ini semakin memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan Polda Sumsel.
Pelaksanaan 227 khataman Al-Qur’an juga dilakukan serentak di seluruh Polres jajaran Polda Sumsel. Hal ini menjadi bukti komitmen dalam membangun institusi Polri yang profesional sekaligus berlandaskan nilai moral dan spiritual.
Dengan kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan upaya mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat melalui penguatan nilai keagamaan.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait