Dua teman korban lantas melaporkan kejadian itu ke petugas berwenang. Instansi berwenang lalu menugaskan penyelam untuk mencari dan menemukan jasad korban. Penyelam yang mengenakan peralatan khusus, menemukan sobekan telinga, pipi, dan sebagian tubuh korban di tengah danau.
Sedangkan jasad korban ditemukan 4 meter dari bibir danau pada Minggu (31/10/2021). Kondisi jasad korban sangat mengenaskan dengan beberapa bagian tubuh tercabik-cabik diduga akibat serangan ikan piranha.
Keluarga telah memakamkan jenazah korban setelah penyelidik memutuskan sebuah kecelakaan tragis telah terjadi dan tidak ada tanda-tanda kejahatan apapun. Belum jelas apakah korban, yang bekerja sebagai nelayan itu, tenggelam sebelum dia diserang oleh piranha atau ikan tersebut berperan dalam kematiannya.
Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait