Epidemiolog Universitas Sriwijaya Iche Andriany Liberty. (Foto: Ist)

Sebab 80 persen kasus positif Covid-19 di Sumsel merupakan kasus tanpa gejala yang berpotensi menularkan Covid-19 ke orang lain.

Selain itu menurutnya, dengan tes acak di kawasan tertentu maka akan lebih mudah bagi pemerintah dalam mengambil tindakan yang lebih tegas terhadap pembatasan-pembatasan kegiatan.

Sementara Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel Yusri menyebut tes acak dapat dilakukan jika rasio tes usap telah memenuhi standar WHO yakni 1/1000 penduduk atau setara 10.000 jiwa per hari di Sumsel.

"Saat ini tes usap baru 500 sampel atau 200-300 orang per hari, artinya untuk yang wajib saja belum bisa dipenuhi," katanya.


Editor : Berli Zulkanedi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network