Polisi saat mendatangi lokasi gudang bbm ilegal yang terbakar di Ogan Ilir (OI). (Foto: Dede Ferdiansyah/iNews)
Dede Febriansyah

OGAN ILIR, iNews.id - Pemilik gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal yang terbakar di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, pada Senin (26/9/2022) lalu, berinisial Y ditetapkan polisi sebagai tersangka. Usai ditetapkan tersangka pelaku langsung menyerahkan diri.

"Tersangka Y yang didampingi keluarganya telah menyerahkan diri, dan saat ini telah dilakukan penahanan di Polres Ogan Ilir," kata Kanit Pidsus Polres OI Iptu Surya, Rabu (28/9/2022).

Kata dia, saat ini penyidik sedang melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap Y untuk mengungkap siapa saja orang yang ikut terlibat dalam kasus tersebut.

"Untuk saat ini baru satu tersangka. Y terancam dikenakan Pasal 188 KUHP atas dugaan kelalaian terkait terbakarnya gudang penimbunan BBM ilegal itu," jelasnya.

Sementara itu, Ditreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol M Barly Ramadhany mengatakan bahwa tim yang diturunkan ke lokasi kejadian di OI yakni dari Subdit Tipidter. 

Namun, ia belum mengungkap hasil dari tempat kejadian perkara yang dilakukan petugas.

"Hasilnya nanti akan kita rilis. Untuk saat ini, di TKP juga masih dilakukan penyelidikan. Seperti apa dan bagaimana hasilnya, tunggu saja," ujarnya.


Editor : Candra Setia Budi

BERITA TERKAIT