Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda. (Foto: Dede F)
Dede Febriansyah

PALEMBANG, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang kembali menggencarkan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah apotek. Sidak dilakukan menyusul masih sering ditemukannya suplemen dan obat kadaluwarsa serta tak mengantongi izin edar.

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianto Agustinda mengatakan pihaknya akan terus melakukan sidak terkait obat ilegal maupun kadaluwarsa. Ini dilakukan untuk menjamin masyarakat mendapatkan obat-obatan yang sehat.

"Akan kita intensifkan sidak bersama tim dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) untuk memastikan obat dan suplemen yang dijual di apotek sesuai ketentuan dan aman dikonsumsi masyarakat," ujar Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda, Rabu (10/8/2022).

Dalam sidak di sejumlah apotek beberapa bulan terakhir, lanjut Fitrianto, pihaknya masih menemukan adanya apotek yang menjual suplemen dan obat yang tidak memiliki izin edar, habis masa izin edarnya, dan habis masa baik dikonsumsi atau kedaluwarsa.

"Dengan masih banyaknya temuan itu maka kegiatan pengawasan dan penertiban perlu diintensifkan, sehingga bisa menutup celah peredaran produk yang bisa membahayakan kesehatan masyarakat," katanya.

Fitrianti menegaskan, bagi apotek yang kedapatan menjual suplemen dan obat ilegal serta kedaluwarsa maka akan dilakukan penyitaan dan apotek akan diberikan sanksi. Termasuk juga tidak segan mencabut izin usaha dan membawanya ke jalur hukum.

"Bagi apotek yang belum terkena giliran disidak petugas gabungan diimbau pengelolanya agar mengecek memastikan barang yang dijual memiliki izin edar dan memiliki batas waktu layak konsumsi yang panjang," katanya/

Sementara Kepala BBPOM Palembang Zulkifli mengatakan, dalam kegiatan sidak ke apotek sering ditemukan produk obat-obatan yang kedaluwarsa dan habis masa izin edarnya.

Menurutnya, produk yang kedaluwarsa akan ditindak dengan dilakukan penyitaan, sedangkan yang sudah habis izin edarnya disarankan kepada pengelola apotek untuk mengembalikan ke produsen agar mereka mengurus izin sesuai ketentuan.

"Untuk mencegah masyarakat agar terhindar dari mengonsumsi obat yang tidak layak dikonsumsi, diimbau agar teliti sebelum membeli dengan melakukan pengecekan kemasan, label, izin edar, dan batas waktu baik dikonsumsi/masa kedaluwarsa," katanya.


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT