PALEMBANG, iNews.id - Polda Sumatera Selatan mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Operasi Aman Nusa II di wilayah Teluk Limau, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim.
Patroli hingga pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas pada kawasan lahan gambut.
Petugas menangani area sekitar 10 hektare dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 6 hektare. Karakteristik tanah gambut menjadi perhatian utama karena api berpotensi bertahan di bawah permukaan dan kembali muncul apabila proses pemadaman tidak dilakukan secara menyeluruh.
Dalam upaya penanganan, tim mengerahkan satu truk untuk mendukung mobilisasi personel dan kegiatan di lapangan. Petugas juga menghadapi kendala berupa keterbatasan kendaraan roda dua untuk menjangkau sejumlah bagian lokasi kebakaran.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, penanganan Karhutla terus dilakukan secara intensif, khususnya pada daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap perambatan api.
“Seluruh rangkaian penanganan Karhutla terus kami maksimalkan di lapangan. Prioritasnya adalah mencegah api semakin meluas, mempercepat pemadaman serta memastikan masyarakat di sekitar lokasi tetap aman,” kata Nandang, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, patroli dan imbauan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Langkah tersebut dilakukan agar potensi kebakaran dapat diketahui lebih dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat maupun pihak korporasi agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
"Masyarakat juga diminta segera melapor kepada posko Karhutla atau aparat terdekat apabila menemukan asap maupun tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," ujarnya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait