Bus Sriwijaya yang masuk ke jurang Pagaralam (Dok/Sindonews)

3. Ban Vulkanisir

Bus itu ternyata menggunakan ban vulkasnisir dan aus. Hal ini berimbas terhadap malfungsi sebagai penahan saat dilakukan pengereman. Terbukti tidak ada jejak ban pengereman saat bus itu menghantam beton pembatas.

4. Jalan Berliku Tak Ada Besi Pembatas

Kondisi di Jalan Lintas Pagaralam-Lahat KM 9 Desa Plang Kenidai, Kelurahan Plang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam ternyata berbahaya.

Jalanan berliku dan didominasi tikungan tajam ini membuat sopir ekstra waspada. Sayangnya, tidak guard reel atau besi pembatas di tikungan turunan. Tak hanya itu, jalanan ini minim pencahayaan karena tidak ada lampu penerangan.

Rambu atau tanda spot light yang menunjukkan daerah rawan kecelakaan juga tidak ada.

5. Serempet Avanza

Bus nahas itu ternyata sempat mengalami insiden sebelum terjun ke jurang 150 meter. Hal ini diketahui dari kesaksian penumpang yang selamat bernama Ridwan. Menurutnya, bus yang dia tumpangi ini menyerempet mobil Toyota Avanza saat melintas di Empat Lawang. Tak hanya itu, ban belakang bus itu juga sempat masuk ke parit.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network