“Kami sangat kagum akan kinerja Indonesia. Mereka tidak banyak bicara, bekerja dengan cepat, serius dan memiliki standar prosedur keamanan yang tinggi di pekerjaan mengancam nyawa ini,” kata salah satu personel UNMAS, Mariusz Zaremba.
Di Akhir kegiatan, Indonesia mendapat kehormatan dikunjungi Mission Chief of Staff MINUSCA, Vivian Van de Pierre. Orang nomor tiga di misi perdamaian CAR tersebut langsung meninjau hari terakhir proses pemusnahan bom. Dia juga diberi kesempatan oleh Satgas TNI untuk memimpin hitung mundur peledakkan bom terakhir.
"Ini benar-benar pengalaman yang luar biasa bagi saya pribadi. Saya mendapat kehormatan dari Indonesia untuk memimpin jalannya pemusnahan persenjataan dan bom yang menjadi musuh terbesar dalam misi perdamaian di sini,” ujar perempuan berkebangsaan Belanda tersebut.
Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait