get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Hebat Hanguskan 8 Kios di Palembang, 1 Pedagang Luka Bakar

Viral Video Perundungan di Palembang, Penyebabnya Lem Aibon

Sabtu, 18 Januari 2020 - 08:09:00 WIB
Viral Video Perundungan di Palembang, Penyebabnya Lem Aibon
Palaku perundungan di Palembang Minta Maaf, Sabtu (18/1/2020) (Foto: iNews/Firdaus)

PALEMBANG, iNews.id - Aksi perundungan menimpa seorang anak laki-laki di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Dari video yang beredar, tampak korban dipukul dan ditendang oleh beberapa anak laki-laki sebaya viral di media sosial.

RZ (13) jadi bulan-bulanan beberapa rekan saat tengah bermain di sebuah pondok di tengah kebun. Pelaku yakni HK (13), ZT (12),dan RG (13). Dua dari anak tersebut putus sekolah.

Penyebab perkelahian diketahui karena baik pelaku dan korban sama-sama berebut lem aibon. Polisi akan melakukan mediasi antara orang tua pelaku dan korban.

"Kita akan melakukan kegiatan mediasi, kita akan menjalankan restorative justice, mereka harus kita selamatkan," kata Kasubdit 4 PPA Polda Sumsel Kompol Suryadi, Sabtu (18/1/2020).

BACA JUGA:

Nekat Lawan Petugas, Kakek Pengedar Narkoba Ditembak Polisi

Polres Pagaralam Temukan 3 Hektare Ladang Ganja

Suryadi mengatakan pondok yang berada pondok di kawasan Perumnas Talang Kelapa, Kecamatan Alang Alang Lebar, Kabupaten Palembang, akan dibongkar. Pondok tersebut diduga sebagai tempat anak-anak nongkrong.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menyekolahkan kembali dua anak yang putus sekolah. Pihaknya masih menunggu status hukum dari ketiga anak yang menjadi pelaku.

"Kalau sudah tetap, nanti kita akan koordinasi pihak terkait termasuk Dinas Pendidikan, hasilnya yang penting mediasi ke korban dan pelaku," kata perwakilan Pemkot Palembang Bayu Burhan.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut