Ungkap Dugaan Suap Wahyu Setiawan, KPK Panggil Komisioner KPUD Sumsel Kelly

Rizki Maulana ยท Rabu, 29 Januari 2020 - 15:23 WIB
Ungkap Dugaan Suap Wahyu Setiawan, KPK Panggil Komisioner KPUD Sumsel Kelly
Komisi Pemberantasan Korupsi (Dok/iNews)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumatera Selatan, Kelly Mariana. Kelly rencananya akan diperiksa kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR yang menjerat eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan Kelly diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Saeful Bahri (SAE) yang berasal dari pihak swasta dan merupakan staf Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SAE," kata Ali Fikri, Rabu (29/1/2020).

Sebelum memeriksa Kelly, kata Ali, KPK juga memeriksa dua komisioner KPU pusat sebagai saksi untuk tersangka SAE yaitu Arief Budiman dan Viryan Azis.

Ali menambahkan, hingga saat ini KPK telah memanggil 16 orang saksi untuk mengungkap kasus dugaan suap PAW ini.

"Jadi update terakhir kami untuk perkara Wahyu Setiawan dan kawan-kawan ini, kami telah memeriksa kurang lebih 16 orang saksi," kata Ali.

Lebih lanjut Ali menuturkan, selain memeriksa 16 saksi, lembaga anti-rasuah ini telah menggeledah tiga tempat dan mendapatkan beberapa barang bukti dokumen dan elektronik.

Tiga tempat yang dimaksud adalah ruang kerja Wahyu di Gedung KPU, rumah dinas Wahyu, dan apartemennya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Seperti diketahui, KPK pimpinan Komjen Firli melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pertamanya. Tak main-main, KPK langsung menciduk komisioner KPU Wahyu Setiawan. Wahyu diduga menerima suap dari eks caleg PDIP, Harun Masiku sebesar Rp400 juta untuk pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR.

Dalam perkara ini Harun telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun keberadaannya belum diketahui.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto