Tito Karnavian Minta Polri Tak Buru-Buru Tindak Kades Terkait Dana Desa

Antara ยท Jumat, 28 Februari 2020 - 21:20 WIB
Tito Karnavian Minta Polri Tak Buru-Buru Tindak Kades Terkait Dana Desa
Mendagri Tito Karnavian di depan ribuan kepala desa pada Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa 2020 Sumsel di Palembang (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pengawas internal mengedepankan fungsi konsultasi jika menemukan kasus terkait dana desa. Pengawas internal yang dimaksud adalah Polri dan Kejaksaan.

"Jika menemukan kasus-kasus terkait dana desa, aparat diharapkan tidak langsung menegakkan hukum jika kesalahan yang dibuat hanya terkait administrasi," kata Tito Karnavian di depan ribuan kades pada Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa 2020 Sumsel di Palembang, Jumat (28/2/2020).

Tito menambahkan, penegakkan hukum terhadap kepala desa (kades) bisa langsyung dilakukan jika kesalahannya sudah fatal.

"Kecuali bila satu desa tahu bahwa kepala desanya memang nakal, bisa saja langsung ditindak," kata dia.

Lebih lanjut Tito mengatakan, untuk meminimalisasi kesalahan dalam mengelola dana desa yang berujung pada hukum, seluruh kades di Indonesia membekali diri dengan tiga ilmu penting.

"Kepala desa harus tahu ilmu dasar manajerial, ilmu dasar pemerintahan dan ilmu administrasi keuangan," kata dia.

Mantan Kapolri itu berharap meningkatnya kompetensi kepala desa dengan menguasai ketiga ilmu tersebut akan membuat pengelolaan dana desa semakin berintegritas dan transparan.
Tak hanya itu, Tito juga ingin dana desa terus berputar memacu perekonomian sesuai prioritas pembangunan pemerintah.

"Saya minta gunakan dana desa sebaik-baiknya, musyawarahkan penggunaannya dengan masyarakat dan jangan ada yang ditutup-tutupi," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto