Tak Terima Ditegur karena Kembang Api, Warga Ini Tusuk Tetangga

Sulaiman Nai ยท Kamis, 02 Januari 2020 - 14:45 WIB
Tak Terima Ditegur karena Kembang Api, Warga Ini Tusuk  Tetangga
Sanggu (50) korban penusukan dirawat di Rumah Sakit Sakit Lanto Daeng Pasewang Jeneponto

Dua kelompok warga di Jeneponto, Sulawesi Selatan terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam. Tercatat ada empat orang terluka, satu di antaranya luka  serius di bagian perut yang menembus usus.

Konflik antartetangga ini, ungkap Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Sahrul Regama diduga karena salah satu pelaku tak terima ditegur lantaran bunyi kembang api saat malam tahun baru 2020.

"Diduga konflik ini antarsesama warga kampung sini, kemudian dia juga antartetangga. Diduga pemicunya dari adanya bunyi kembang api yang meletus, sehingga membuat salah satu warga ini merasa terganggu. Akhirnya ditegur, dia tidak terima kemudian berkembang permasalah tersebut," kata AKP Sahrul Regama, Kamis (2/1/2019).

BACA JUGA: Digeruduk Ribuan Warga saat Tahun Baru, Besi Pembatas Jembatan Amper Rusak

Sahrul mengatakan senjata yang digunakan untuk menyerang korban yakni parang dan badik. Salah satu korban Sanggu (50) mengaku, dia menegur dua kali karena bunyi petasan yang dinyalakan pelaku. Namun, naas dia justru harus menerima serangan benda tajam di lengan dan dada.

"Awalnya itu gara-gara petasan. Waktu itu saya datang dua kali. Setelah itu dia marah-marah. Terus datang kesitu langsung ngamuk-ngamuk," ujarnya.

Tak hanya Sanggu, Sumarlin (43) juga harus dirawat intensif di Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang Jeneponto.


Editor : Nani Suherni