Tak Ingin Ada Asap, Pemprov Sumsel Bentuk Tim Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Antara ยท Minggu, 09 Februari 2020 - 13:17 WIB
Tak Ingin Ada Asap, Pemprov Sumsel Bentuk Tim Pencegahan dan Pengendalian Karhutla
Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya. (Foto: Antara)

PALEMBANG, iNews.id – Anitisipasi adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) area rawan di Sumatera Selatan (Sumsel) akan terus digalakkan. Salah satunya dengan membentuk tim terpadu pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya. Dia menambahkan kesiapan Sumsel dalam mengantisipasi agar kebakaran tidak terjadi itu telah dilaporkan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat rapat koordinasi nasional di Jakarta.

“Pertemuan lalu, Presiden Jokowi mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk mengantisipasi dan mencegah agar tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya masing – masing,” katanya, Sabtu (8/2/2020).

Selain itu, kata Mawaedi, Presiden Jokowi juga berpesan agar membangun kesadaran masyarakat dan memberikan sanksi kepada siapapun yang sengaja membakar lahan.

“Pemprov Sumsel telah membuat komitmen kepada wali kota dan bupati terkait untuk mewujudkan Sumsel bebas asap kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2020,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, beberapa kegiatan yang akan dilakukan di antaranya melakukan sosialisasi ke desa-desa yang merupakan titik rawan kebakaran hutan dan lahan. Selain itu juga akan diadakan patroli dini, memberikan bimtek kepada peduli api, mengaktifkan dan melibatkan kelompok masyarakat dan desa-desa peduli asap dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

“Lahan gambut juga harus dijaga karena bila terbakar, sulit dipadamkan. Sumsel memiliki lahan gambut cukup sehingga harus dijaga bersama," katanya.


Editor : Umaya Khusniah