Sepanjang Januari-Februari, 7.546 Rumah Terendam dan 18.993 Warga Sumsel Terdampak Banjir

Antara ยท Jumat, 28 Februari 2020 - 11:13 WIB
Sepanjang Januari-Februari, 7.546 Rumah Terendam dan 18.993 Warga Sumsel Terdampak Banjir
Gambar dari udara luapan Sungai Lematang di Kabupaten PALI yang merendam permukiman warga. (Foto: iNews/Bisrun Silvan)

PALEMBANG, iNews.id - Sebanyak 7.547 rumah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terendam banjir akibat bencana alam yang terjadi sepanjang Januari-Februari 2020. Selain itu, ada 18.993 warga yang terdampak akibat bencana tersebut.

Hal ini diketahui dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel.

Kepala BPBD Sumsel Iriansyah mengatakan, bencana alam ini dipicu cuaca ekstrem yang terjadi sejak akhir tahun 2019 hingga Februari 2020. Bencana yang kerap terjadi adalah banjir dan tanah longsor.,

"Akibat dari bencana itu, tercatat sebanyak 7.547 rumah terendam, 77 rumah rusak berat, 401 rumah rusak sedang, 492 rumah rusak ringan, 25 rumah hanyut dan 25 unit rumah terbakar," kata Iriansyah kepada wartawan, Jumat (28/2/2020).

Iriansyah menambahkan, selama dua bulan itu, Sumsel diterjang 44 peristiwa bencana alam.

"Ada 19 peristiwa banjir, tiga peristiwa banjir bandang, tujuh peristiwa longsor, satu peristiwa puting beliung dan 14 kali kebakaran," kata dia.

Lebih lanjut Iriansyah mengatakan, bencana juga merusak sejumlah fasilitas umum seperti empat jembatan rusak, delapan jembatan putus, enam sekolah terendam dan 144 hektare lahan warga terendam.

"Korban yang terdampak akibat kebencanaan hingga saat ini tercatat sebanyak 8.792 KK atau 18.993 jiwa dengan dua korban meninggal dunia," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto