Sempat Isolasi Mandiri, 2 Anak Positif Corona di Banyuasin Dibawa ke Rumah Sakit

Antara ยท Rabu, 06 Mei 2020 - 10:36:00 WIB
Sempat Isolasi Mandiri, 2 Anak Positif Corona di Banyuasin Dibawa ke Rumah Sakit
Pasien positif korona (Foto: ilustrasi/AFP).

BANYUASIN, iNews.id - Dua anak-anak di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) terinfeksi virus corona atau Covid-19. Keduanya masing-masing berusia 8 tahun dan 11 tahun.

Bupati Banyuasin Askolani mengatakan, pemkab akan menjamin perawatan dua anak-anak itu di rumah sakit setelah sebelumnya hanya isolasi mandiri di rumah.

“Isolasi di rumah sangat tidak mungkin, mereka masih anak-anak. Langkah paling efektif memang harus dirawat rumah sakit, namun masalahnya orangtuanya juga status OTG, sehingga mereka benar-benar menjadi perhatian khusus kami,” kata Askolani, Rabi (6/5/2020).

Askolani menambahkan, setelah dua bocah ini terkonfirmasi positif Covid-19, kedua orangtua secara otomatis masuk dalam status Orang Tanpa Gejala (OTG) sehingga diwajibkan menjalani isolasi mandiri dengan diinapkan di ruang karantina Mess Pemkab Banyuasin.

“Nantinya, semua biaya perawatan pasien Covid-19 ditanggung Pemkab Banyuasin, termasuk biaya makan minum orangtua pasien yang diinapkan di Mess Pemkab Banyuasin,” kata dia.

Sementara itu, 11 orang di Kabupaten Banyuasin positif terjangkit virus corona. Pasien ini dirawat di RS Rivai Abdullah, RS Hermina Jakabaring, RSMH dan tiga pasien di RSUD Banyuasin.

Sebanyak 11 pasien corona ini tersebar di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Banyuasin I Prajen dan Mariana sebanyak 5 orang; Talang Kelapa di wilayah Kenten; Sukajadi dan Air Batu sebanyak 3 orang; Kecamatan Air Saleh di Desa Salek Agung 1 orang meninggal dan kasus terbaru di Kecamatan Rambutan.

Dari 11 Kasus positif itu, hanya tiga kasus yang trasmisi lokal Banyuasin yakni tiga pasien yang dirawat di RSUD Banyuasin.

“Sedangkan 8 kasus merupakan transmisi impor, termasuk kasus baru di Kecamatan Rambutan,” kata dia.

Untuk menekan penyebaran virus, kata Askolani, pihaknya akan memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk kabupaten dengan membentuk Posko Covid-19 di setiap kecamatan.

"Letak kabupaten kami yang merupakan jalur perlintasan membuat harus waspada, apalagi ini banyak yang berupaya mudik," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto