Selain Jual Senpi Rakitan, Pecatan Polisi di Sumsel Pernah Peras Pengedar Narkoba

Firdaus ยท Selasa, 25 Februari 2020 - 15:48 WIB
Selain Jual Senpi Rakitan, Pecatan Polisi di Sumsel Pernah Peras Pengedar Narkoba
Pecatan Polisi di Palembang yang menjual senjata api rakitan (Firdaus/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Selain menjual senjata api (senpi) rakitan, pecatan anggota Polri, Fredy Saputra (37) ternyata terjerat kasus penipuan dan pemerasan. Dia diduga memeras pengedar narkoba.

"Pelaku masuk ke dalam DPO kasus pemerasan mengatasnamakan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel pada tahun 2019," kata Kapolsek Sukarami Kompol Irwanto, Selasa (25/2/2020).

Irwanto menambahkan, pelaku dipecat dari anggota Polri pada tahun 2016. Namun, pada tahun 2019 ada laporan perkara pemerasan.

"Dia mengaku sebagai anggota Polri dan menggeladah pelaku narkoba. Setelah mendapatkan barang bukti, korban penggeledahannya diperas agar kasusnya tidak lanjut," kata dia.

Lebih lanjut Irwanto mengatakan, dalam kasus pemerasan ini pelaku Ferdy tidak beraksi sendiri. Mereka melakukannya berkelompok.

"Dia berkelompok, teman-temannya sudah ditangkap dahulu. Nah dia (Fredy) ini DPO," katanya.

Warga Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang Sumatera Selatan ini bahkan masih mempunyai kartu tanda anggota (KTA) Polri dan sempat ditunjukkan ke personel yang menangkapnya.

"Jadi ketika akan ditangkap, dia mengeluarkan KTA Polri. Tapi setelah dicek ternyata sudah tidak aktif karena dipecat dengan tidak hormat," kata Irwanto.

Dari pengakuan pelaku, dirinya dipecat karena desersi. Sebelum dipecat, Fredy bertugas di Polda Sumsel di Direktorat Reserse Narkoba.

"Saya dulu di Polda Pak, di Resese Narkoba. Desersi Pak," kata Fredy.

Seperti diketahui, polisi menangkap mantan anggota polisi yang menjual senpi rakitan. Dia menjual senpi rakitan jenis revolver warna silver dengan amunisi aktif seharga Rp 3 juta.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto