Sebelum Tewas, Serka Iskandar Sempat Urus Berkas Anak untuk Masuk Polisi

Erwin Setiawan ยท Kamis, 05 Maret 2020 - 18:30 WIB
Sebelum Tewas, Serka Iskandar Sempat Urus Berkas Anak untuk Masuk Polisi
Jenazah Sersan Kepala Iskandar Zulkarnain (Erwin Setiawan/iNews)

OKI, iNews.id - Kepergian Serka Anumerta Iskandar Zulkarnain secara mendadak menggoreskan luka duka yang mendalam ke keluarganya. Bukan tanpa alasan, sebelum tewas, pria berusia 49 tahun itu sempat mengurus berkas agar anak keduanya bisa menjadi polisi.

"Kemarin sempat ngurus berkas. Bapaknya ngurus-ngurus, kalau anaknya ingin masuk polisi," kata kakak ipar korban, Erna saat ditemui iNews di rumah duka, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Kamis (5/3/2020).

Erna menambahkan, Iskandar mempunyai dua anak. Anak pertamanya seorang perempuan yang masih melanjutkan pendidikan Magister atau S2. Sementara anak keduanya tahun ini akan lulus dari bangku Sekolah Menengah Akhir (SMA).

"Bapaknya pontang-panting, sebelum berangkat kerja foto kopi berkas, cuci foto biar anaknya masuk polisi," kata Erna sambil menangis.

Dia berharap, kerja keras Serka Anumerta berbuah manis kepada keluarganya.

"Semoga ada jalan ada berkah biar anaknya jadi polisi," kata Erna sambil menyeka air matanya.

Seperti diketahui, anggota Babinsa Koramil 402/14/Air Sugihan, OKI, Sumsel, Serka Iskandar Zulkarnain meninggal dunia setelah diinjak gajah yang mengamuk di Desa Banyu Biru, Kabupaten OKI, Rabu (4/3/2020).

Peristiwa memilukan itu terjadi saat Serka Iskandar sedang berupaya membantu warga desa mengusir gajah liar yang mengamuk di perkampungan tersebut.

Korban datang ke lokasi bersama rekannya Serma Sugianto setelah mendapat kabar ada seekor gajah liar yang masuk dan mengamuk di permukiman warga.

Saat hendak mengusir gajah itu, gajah liar tersebut justru menyerang kedua korban. Keduanya berusaha menyelamatkan diri dengan cara berlari. Namun saat berlari, korban terjatuh dan akhirnya diinjak gajah liar.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto