Saling Senggol di Tempat Hiburan Malam, 2 Mahasiswa Palembang Dibacok Pedang

Firdaus ยท Jumat, 23 Oktober 2020 - 18:17:00 WIB
Saling Senggol di Tempat Hiburan Malam, 2 Mahasiswa Palembang Dibacok Pedang
Tiga pelaku pembacokan dan penyerangan terhadap dua mahasiswa di Palembang (Firdaus/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap tiga pelaku pembacokan terhadap seorang pemuda bernama Danu (23) dan Atrian Arusanto (24). Para pelaku membacok korbannya dengan pedang dan celurit karena saling senggol di tempat hiburan malam (THM).

"Ketiga pelaku yakni Andreas (20), Jihan (23) dan Rio Rivaldi (19)," kata Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi, Jumat (23/10/2020).

Suryadi menambahkan, kedua korban yang merupakan mahasiswa itu dikeroyok oleh tiga pelaku di Taman Kota Lokasi Kambang Iwak, Jalan Tasik, Ilir Barat I, Palembang.

"Dari keterangan ketiga pelaku, pertikaian terjadi antara korban dan pelaku karena sama-sama membela teman mereka yang sedang bertikai," kata dia.

Suryadi melanjutkan, insiden berawal saat terjadinya salah paham antara Entis merupakan teman dari para pelaku dengan Mandala Putra yang merupakan teman dari korban. Berawal saling senggol di tempat hiburan malam di Jalan Veteran, Keduanya kemudian berjanji akan menyelesaikan masalah di Taman Kambang Iwak.

"Tapi keduanya justru saling menelepon rekan-rekan mereka untuk datang ke lokasi, keributan tak terhindarkan karena kedua pihak sama-sama membawa senjata tajam," katanya.

Senjata yang digunakan pelaku untuk membacok korban (Firdaus/iNews)
Senjata yang digunakan pelaku untuk membacok korban (Firdaus/iNews)

Perkelahian berujung pengeroyokan pun terjadi, korban Danu dan Atrian terkena sabetan senjata tajam bahkan korban Atrian langsung dilarikan ke rumah sakit akibat luka parah yang dideritanya.

Pelaku ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari para korban. Begitu menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan pengejaran.

"Awalnya lima pelaku ditangkap saat akan kabur ke Pulau Bangka. Namun hasil pemeriksaan terbukti tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan dengan barang bukti celurit dan pedang yang ikut diamankan," kata dia.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 170 KUHP Ayat 2 dan 3 dengan ancaman hukuman di atas lima tahun kurungan penjara.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto