Puluhan Warga di Prabumulih Terserang DBD, 1 di Antaranya Meninggal Dunia

Berrie Brima ยท Minggu, 09 Februari 2020 - 16:20 WIB
Puluhan Warga di Prabumulih Terserang DBD, 1 di Antaranya Meninggal Dunia
Nurhayati (37), istri Suwandi (42) yang meninggal akibat demam berdarah dengue di Prabumulih, Sumsel. (Foto: iNews/Berrie Brima)

PRABUMULIH, iNews.id – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menyerang warga Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel). Sejak Januari 2020, sudah puluhan warga terserang dan satu pasien diketahui meninggal dunia.

Pasien baik dewasa maupun anak-anak dirawat di beberapa rumah sakit pemerintah dan swasta akibat penyakit DBD. Seorang pasien meninggal dunia bernama Suwandi (42), warga Desa Pangkul Jawa, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.

Menurut istri korban, Nurhayati (37), suaminya sempat dirawat selama satu minggu di Rumah Sakit Umum Daerah, RSUD Kota Prabumulih. Sebelum meninggal dunia pada 9 Januari 2020, suaminya sempat mengeluh sesak, panas tinggi serta trombosit turun dratis.

“Selama di rumah sakit, panas badannya ga turun-turun, cuma diberi paracetamol saja. Rabu sore sebelum meninggal, mulai mengeluh sesak nafas. Kata perawat, akibat efek trombosit yang turun,” katanya, Rabu (5/2/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setiap tahun, selalu ada warga Desa pangkul Jawa, Kecamatan Cambai yang terserang penyakit ini. Bahkan untuk bulan Januari, diketahui ada satu keluarga terserang penyakit demam berdarah.

Dari enam kecamatan di Kota Prabumulih, terdapat delapan wilayah yang masuk dalam kategori endemi untuk penyakit DBD.

Warga mengeluh karena Dinas Kesehatan Kota Prabumulih hanya melakukan pengasapan (fogging). Setelah ada kasus warga meninggal terserang penyakit DBD, mereka berharap pemerintah dapat memberikan solusi pencegahan.


Editor : Umaya Khusniah