get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Autopsi Jenazah 4 Orang Tewas Dalam Mobil di Tol Pejagan-Pemalang, Ini Hasilnya

Pria Ditemukan Tewas di OKU, Sebelumnya Sempat Terlihat Sempoyongan

Senin, 22 Juli 2024 - 14:04:00 WIB
Pria Ditemukan Tewas di OKU, Sebelumnya Sempat Terlihat Sempoyongan
Seorang pria ditemukan tewas di depan Los Manisan, Pasar Atas, Kelurahan Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). (Foto: Alvin Alhafiz).

OKU, iNews.id – Seorang pria ditemukan tewas di depan Los Manisan, Pasar Atas, Kelurahan Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Korban bernama Anjas Seprianto, berusia 25 tahun seorang pengamen yang tinggal di Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat.

Kasi Humas Polres OKU, Iptu Ibnu Holdon mengatakan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh Andi Saputra (21 tahun) dan Hera Binti M.Agus Sanusi (17 tahun). Mereka, kata dia menemukan korban tertidur dalam posisi telentang di atas kotak kayu tidak memakai baju di depan Los Manisan padaMinggu (21/7/2024) pukul 22.30 WIB. 

Dia menuturkan, keduanya curiga lalu memanggil Arli (50 tahun), petugas keamanan pasar yang berjaga di lokasi tersebut. Setelah itu, lajut dia Arli memeriksa tubuh korbandan ternyata sudah tewas. 

Menurutnya, kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Baturaja Timur. “M.Taufik Als Alex (37 tahun), seorang pedagang di Pasar Atas, menjelaskan bahwa pada siang hari sebelum kejadian, korban terlihat sempoyongan seperti orang mabuk dan merintih kesakitan sambil memegang dan mengelus dadanya pukul 13.00 WIB,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, keterangan Jumheri yang merupakan ayah korban, anaknya Anjas sudah lama tidak pulang dan tinggal di Los Pasar Atas. Aktivitas harian Anjas menjadi pengamen di sekitar Taman Kota Baturaja dan Pasar Atas.

“Setelah kejadian tersebut, korban dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sutowo Baturaja pada pukul 23.40 WIB untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut oleh Dokter Deni dan tim medis. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban,” ucapnya.

Keluarga korban telah membuat surat pernyataan untuk menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah Anjas. Pukul 00.50 WIB, pihak rumah sakit menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk segera dimakamkan.

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut