Pilu, Bayi Ditahan Rumah Sakit karena Tak Mampu Bayar Persalinan

Berrie Brima ยท Senin, 13 Januari 2020 - 15:45 WIB
Pilu, Bayi Ditahan Rumah Sakit karena Tak Mampu Bayar Persalinan
Eha saat menunjukan foto cucunya yang ditahan pihak rumah sakit di Prabumulih (Berrie Brima/iNews)

PRABUMULIH, iNews.id - Nasib pilu dialami pasangan Febrianto (27) dan Yul Armi Kurniati (23). Pasangan suami istri (pasutri) warga Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan harus rela tak bertemu dengan anaknya yang baru lahir.

Kesedihan ini diungkapkan oleh Eha, nenek dari bayi sekaligus orangtua dari pasutri tersebut. Sambil menangis dan menunjukan foto cucunya yang masih mungil, Eha bercerita jika dia dan anaknya harus membayar biaya persalinan di Rumah Sakit Fadhilah di Prabumulih.

Menurut Eha, cucunya lahir pada September 2019 lalu. Namun, hingga Januari 2020, cucunya masih berada di rumah sakit karena tidak diizinkan pulang lantaran keluarga Eha tidak bisa membayar biaya persalinan.

"Sudah tiga bulan, jalan empat bulan," kata Eha kepada iNews, Senin (13/1/2020).

BACA JUGA: Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit, Jenazah Ditebus Sepeda Motor

Eha menambahkan, anaknya melahirkan dengan cara operasi caesar saat melahirkan cucu kembar yang diberi nama Delfa dan Delfi. Sayangnya, Delfi meninggal dunia selang sehari dilahirkan. Saat itu, keduanya dilahirkan dalam keadaan prematur.

"Awalnya Rp32 juta, sekarang sudah dikasih keringanan jadi Rp17 juta," imbuhnya.

Meski sudah diberi keringanan, kata Eha, pihaknya belum bisa membayar kekurangan biaya tersebut karena kondisi ekonomi.

Eha dan keluarga sudah melakukan berbagai upaya termasuk menghadap dan meminta bantuan terhadap Wali Kota Prabumulih. Tak hanya itu, mereka juga sudah melakukan mediasi terhadap rumah sakit. Namun, belum mendapatkan hasil.

Dia berharap agar ada bantuan dari dermawan agar cucu kecilnya bisa keluar dari rumah sakit.

"Ya biaya itulah. Saya gak bisa ngomong apa-apa lagi," kata Eha sambil menyeka air matanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto