Penipu Jenis Kelamin di OKU Sumsel Dibebaskan, Korban yang Gagal Menikah Trauma

Widori Agustino ยท Senin, 02 September 2019 - 08:40 WIB
Penipu Jenis Kelamin di OKU Sumsel Dibebaskan, Korban yang Gagal Menikah Trauma
Pelaku penipuan jenis kelamin, Nilin alias Kevin saat diperiksa di Mapolsek Semidang Aji, Kabupaten OKU, Sumsel, Minggu (1/9/2019). (Foto: iNews/Widori Agustino)

BATURAJA, iNews.id – Pelaku penipuan jenis kelamin, Nilin alias Kevin (25), yang hendak menikahi sesama perempuan di Desa Nyiur Sayak, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), sempat diamankan di Mapolsek Semidang Aji OKU. Namun, polisi akhirnya membebaskan pelaku karena keluarga kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

Sementara YN (15), korban penipuan jenis kelamin harus diungsikan dari desa tempat tinggalnya di Desa Nyiur Sayak. YN untuk sementara tinggal di rumah pamannya lantaran masih trauma dan malu karena gagal menikah.

Rencana pernikahan YN dengan Nilin alias Kevin dibatalkan lantaran sang calon mempelai laki-laki tersebut teryata seorang perempuan juga, sehari sebelum hari akad nikah dilangsungkan. Hal ini terbukti setelah Nilin menjalani pemeriksaan dari bidan setempat. Nilin diperiksa atas permintaan paman korban yang merasa curiga dengan gerak-gerik Nilin alias Kevin.


Kepala Desa Nyiur Sayak Yulnada yang turut memimpin acara perdamaian keluarga pelaku penipuan dan korban itu mengungkapkan, pelaku Nilin alias Kevin memang hendak menipu warganya dengan cara mengelabui keluarga korban. Salah satunya dengan memalsukan jenis kelamin di kartu keluarganya (KK).

“Memang maksud dan tujuannya hendak menipu korban. Namun, masyarakat saya tidak tertipu. Kami langsung cepat tanggap membatalkan acara pernikahan itu,” kata Yulnada, Senin (2/9/2019).

Sementara Kapolsek Semidang Aji Iptu Bastari membenarkan, pihaknya sudah memanggil kedua belah. Hasilnya keluarga kedua belah pihak sepakat berdamai dengan catatan pelaku harus menganti rugi uang untuk biaya rencana pernikahan.

“Kami memanggil kedua belah pihak dan memediasi. Alhamdulillah, kedua belah pihak memaklumi dan sepakat untuk berdamai,” katanya.


Editor : Maria Christina