Meresahkan Warga, Arena Sabung Ayam di OKU Digerebek Polisi

Widori Agustino · Kamis, 08 April 2021 - 05:53:00 WIB
Meresahkan Warga, Arena Sabung Ayam di OKU Digerebek Polisi
Arena Sabung Ayam di OKU Digerebek Polisi (Foto: iNews/Widori)

BATURAJA, iNews.id - Judi sabung ayam di Kelurahan Sekar Jaya, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel) digerebek. Sejumlah pemain kalang kabut saat polisi tiba di lokasi.

Penggerebekan dilakukan Tim Singa Ogan Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) dipimpinan Kasat Reskrim AKP Priyato. Petugas tidak bisa menangkap para pemain judi sabung ayam dari gelanggang pengerebekan. Diduga di sekitar lokasi ada mata-mata yang mengetahui kedatangan petugas menggunakan mobil dan motor.

Saat tiba di gelanggang, kondisi kandang-kandang ayam sudah amburadul. Terlihat dari kejauha para pemain lari ke hutan yang ada di sekeliling arena sabung ayam.

Petugas sudah berupaya menghentikan dengan mengeluarkan tembakan peringatan. Namun, mereka tetap kabur.

“Dor… dor… dor…,” suara tembakan petugas terdengar berkali-kali untuk menghentikan oknum masyarakat yang diduga terlibat judi sabung ayam.

“Jangan lari. Jangan kabur,” kata petugas sambil mengejar mereka menerobos hutan.

Salah seorang pria yang kabur dari lokasi kejadian terjebak jatuh karena diduga kakinya terkait akar semak belukar. Dia pun berhasil diamankan petugas.

Petugas langsung menginterogasinya. Pria tersebut diketahui berinisial PR (58), warga Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur. Kepada petugas PR mengaku kebetulan ada di lokasi pulang dari nakok (menyadap) karet. Dia ikut lari karena takut ditangkap aparat. 

“Saya baru pulang nyadap karet Pak. Tidak ikut sabung ayam. Saya takut ditangkap dan dikira ikut menyabung ayam,” kata PR.

Tim Singa Ogan kemudian menghancurkan benda-benda yang ada di lokasi diduga dimanfaatkan untuk menyabung ayam. Seperti kursi kayu, belasan kandang ayam terbuat dari anyaman bambu, dan kayu-kayu kecil lainnya untuk membuat arena atau gelanggang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, arena sabung ayam ini ramai dikunjungi pemain yang bertaruh. Setiap kali ayam disabung, taruhannya bisa mencapai Rp2 juta.

“Tadi ada satu orang yang kita amankan, sempat kejar-kejaran dalam hutan. Tapi setelah kita interogasi lebih jauh dia baru saja lewat di lokasi dan menonton. Dia lari karena ketakutan melihat yang lainnya lari ke dalam hutan,” kata Kasat Reskrim AKP Priyatno, usai penggerebekan.

AKP Priyatno mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Terlebih saat ini umat muslim akan menyambut bulan suci Ramadhan. Pihaknya tidak akan segan-segan menindak pelaku kejahatan atau kriminalitas serta perbuatan-perbuatan yang mengacaukan kamtibmas, meresahkan masyarakat dan melanggar hukum lainnya.

“Dalam Operasi Sikat Musi 2021 ini kami akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang coba-coba menggangu kamtibmas di wilayah OKU,” katanya.

Editor : Nani Suherni