Mengunjungi Sentra Ukiran Kayu Khas Palembang 

Muhammad Riza Vahlevi · Senin, 26 April 2021 - 09:38:00 WIB
Mengunjungi Sentra Ukiran Kayu Khas Palembang 
Sentra kerajinan ukir kayu di 19 Ilir Palembang. (Foto: M Riza)

PALEMBANG, iNews.id – Palembang terkenal dengan berbagai kuliner dan keseniannya. Salah satunya seni ukiran kayu, yang memiliki kekhasan motif bunga dan gelombang Sungai Musi.

Ukiran khas Palembang juga memiliki ciri khas pada warna yang menonjolkan keemasan sebagai simbol keagungan dan kemewahan. Sentra kerajinan ukir Palembang terletak di Jalan Faqih Jalaludin Kelurahan 19 Ilir, Bukit Kecil, Palembang Sumsel. 

Di jalan yang tidak jauh dari Masjid Agung Palembang ini pengunjung akan disambut deretan art shop yang menjual berbagau kerajinan kayu. Khususnya ukiran kerajinan kayu khas kota palembang seperti meja hias, lemari dan beragam jenis ukiran kayu yang memiliki eksotika dan keunikan tersendiri.

Kayu-kayu yang digukan sebagai bahan baku membuat ukiran kayu khas Palembang ini pun berasal dari kayu-kayu pilihan, seperti kayu tembesu, jati dan kayu-kayu yang memiliki daya tahan lama dan tidak mudah rapuh.

Di tempat ini, tidak hanya tersedia berbagai kesenian ukiran yang bisa langsung dibeli. Namun juga tersaji proses pembuatan hingga pengecatan, sehingga ukuran dan bentuk juga dapat dipesan. 

Pembuatan ukiran kayu khas Palembang cukup rumit dan biasanya memakan waktu yang cukup lama. Mulai dari pengelolahan bahan mentah sampai menjadi bahan jadi, memerlukan waktu  sekitar dua minggu, tergantung tingkat kerumitan pembutannya.

Umumnya ukiran kayu khas Kota Palembang memiliki beberapa corak ukir. Antara lain berbentuk bunga dan berbentuk gelombang air Sungai Musi yang menjadi pilihan terbanyak sebagai hiasan rumah masyarakat Kota Palembang.

Minat menjadi perajin ukir kayu yang meluntur terutama di kalangan milenial menjadi tantangan tersendiri bagi Kota Palembang yang terus berupaya agar dapat melestarikan kesenian ukiran kayu khas yang sudah diwariskan masyarakat secara  turun temurun.

“Umumnya ukiran khas Palembang tidak terlepas dari sentuhan kebudayaan Tionghoa dengan memiliki karakter warna, merah, kuning keemasan dan warna coklat pekat,” ujar Dina perajin ditemui di tokonya. 

Editor : Berli Zulkanedi

Follow Berita iNewsSumsel di Google News

Bagikan Artikel: