Kronologi Maling Bacok Saksi Mata hingga Tewas, Korban Sempat Pingsan

Era Neizma Wedya , Sindonews ยท Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:20 WIB
Kronologi Maling Bacok Saksi Mata hingga Tewas, Korban Sempat Pingsan
Olah TKP penemuan mayat. (Foto: Dok iNews).

LAHAT, iNews.id - Pembunuhan di areal perkebunan kelapa sawit, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), terbilang sadis. Korban yang sempat pingsan masih dianiaya pelaku hingga tewas.

Kapolres Lahat, AKBP Irwansyah mengatakan, kasusnya berawal saat tersangka Robert Sihombing (42) maling buah sawit milik PT Lonsun dan diketahui oleh korban Man Sugianto (42). Saat dipergoki itulah, pelaku memukul korban dengan alat besi yang digenggaman tangannya.

"Korban sempat pingsan, lalu dibawa ke semak-semak oleh pelaku dan kembali dianiaya, dipukul dadanya empat kali dengan alat itu hingga tewas," kata Kapolres Irwansyah di Kabupaten Lahat, Sumsel, Sabtu (30/5/2020).

Korban mengalami luka bacok di bagian wajah, kepala bagian belakang dan meninggal dunia di TKP. Usai membunuh korban, pelaku kabur ke keluarganya dan tetap membawa buah sawit hasil curian tersebut.

Polisi yang menyelidiki kasus tersebut langsung mengejar tersangka dan mengamankannya. Petugas juga sempat beregosiasi dengan pihak keluarga agar Robert bersedia menyerahkan diri.

"Iya pada hari Kamis kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB tersangka diserahkan oleh pihak keluarga ke Mapolres Lahat," ujarnya.

Kini tersangka dan barang bukti diamankan polisi. Kemudian delapan tandan buah sawit diduga hasil curian juga turut dibawa ke Mapolres Lahat. Kini pelaku Robert terancam pasal 338 dan 365 KUHP tentang pembunuhan dan pencurian.

Sebelumnya tim Satreskrim Polres Lahat menangkap Robert Sihombing karena telah membunuh korban Man Sugianto di areal Datar Jawi blok 84 KCT, PT Lonsun wilayah Desa Muara Tandi, Kecamatan Gumay Talang, pada Jumat (22/5/2020) lalu.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal