Kisah DJ, Siswi SMP yang Jadi Korban Penusukan Tak Mampu Bayar Rumah Sakit

Era Neizma Wedya ยท Selasa, 09 Juni 2020 - 12:43 WIB
Kisah DJ, Siswi SMP yang Jadi Korban Penusukan Tak Mampu Bayar Rumah Sakit
DJ Korban penusukan saat dikunjungi pihak kepolisian (Era Neizma Wedya/Sindonews)

LUBUKLINGGAU, iNews.id - Nasib pilu dialami DJ (14), pelajar SMP di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel). DJ merupakan korban penganiayaan yang dilakukan oleh teman prianya beinisial G (17).

DJ ditusuk oleh G dan mengalami sembilan luka tusukan di tubuhnya pada 26 Mei 2020 silam. Kondisi DJ kini memprihatinkan. Meski lukanya belum sembuh, dia terpaksa pulang ke rumah kontakannya di Jalan Amula Rahayu, Kelurahan Marga Rahayu, Lubuklinggau Selatan II.

DJ dan keluarganya tidak mempunyai biaya perawatan di rumah sakit. Bahkan, dia sempat tertahan dan tidak bisa pulang di Rumah Sakit dr. Sobirin Musi Rawas karena tidak mampu melunasi biaya perawatan.

Kabar tersebut didengar oleh jajaran Polres Lubuklinggau, sontak Kapolres AKBP Mustofa dan Kasat Reskrim AKP Alex beserta Lurah dan Bhabinkamtibmas Marga Rahayu mendatangi rumah korban.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui korban memang tidak bisa keluar dari rumah sakit karena belum bayar tagihan.

“Memang awalnya korban tidak bisa keluar dari rumah sakit, namun ada yang menjamin akhirnya bisa pulang, dengan catatan harus mengangsur pelunasan tunggakan di rumah sakit," kata Mustofa, Selasa (9/6/2020).

Mustofa menambahkan, jajaran Polres Lubuklinggau melakukan kunjungan ke rumah korban sembari memberikan uang tali asih. Uang itu diharapkan bisa meringankan biaya pelunasan tunggakan di rumah sakit.

"Semoga bantuan yang kami serahkan ini dapat meringankan beban, minimal bisa digunakan untuk angsuran pertama. Kemudian nanti saya akan komunikasikan lagi dengan keluarga pelaku supaya juga ikut membantu," kata dia.

Untuk diketahui, DJ ditusuk oleh G saat berada di sebuah villa. Saat itu, di penghujung bulan Mei 2020, DJ dijemput pelaku. Keduanya kemudian mengunjungi sebuah villa kedua di atas Kaki Bukit Sulap, pelaku G mengajak korban DJ turun ke bawah namun ditolak.

Karena sudah mempunyai dendam sakit hati tidak dipinjamkan uang oleh korban, pelaku secara membabi buta menusuk korban DJ dengan pisau. Pelaku kemudian merampok barang milik korban, yaitu ponsel, power bank dan uang senilai Rp40 ribu. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kritis dan dirawat di Rs. Dr Soebirin.

Setelah mendapat laporan dari warga dan korban, olisi kemudian mengamankan G di salah satu warnet di Jalan Bukit Kaba, Kelurahan Wira Karya, Kota Lubuklinggau.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto