Jadi Tersangka Korupsi Tanah Kuburan, Wakil Bupati OKU Sumsel Dijebloskan ke Penjara

Sindonews, Berli Zulkanedy ยท Rabu, 15 Januari 2020 - 06:32 WIB
Jadi Tersangka Korupsi Tanah Kuburan, Wakil Bupati OKU Sumsel Dijebloskan ke Penjara
Ilustrasi penjara. (Foto: AFP)

PALEMBANG, iNews.id - Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Johan Anuar dijebloskan ke sel tahanan Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (14/1/2020) malam. Penahanan dilakukan setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan selama 12 jam atas kasus korupsi dugaan mark up tanah kuburan di Ditreskrimsus Polda Sumsel.

Wabup diperiksa mulai pukul 09.00 WIB dan baru keluar ruangan pemeriksaan pukul 22.10 WIB. Dia langsung dibawa ke ruang tahanan Polda Sumsel.

"Yang jelas setelah diperiksa ini langsung kami tahan tersangka JA," ujar Direktur Reserse Krimsus Polda Sumsel Kombes Pol Anton Setyawan, Selasa (14/1/2020) malam.

BACA JUGA: Praperadilan Wabup OKU Ditolak, Begini Kata Polda Sumsel

Kuasa Hukum wabup, Titis mengatakan, selama diperiksa Johan diketahui sempat drop dan diperiksa dokter RS Bhayangkara Polda Sumsel.

"Tadi ada sekitar 43 pertanyaan. Semua tidak berbeda jauh dengan pertanyaan sebelumnya di kasus ini," katanya.

Diketahui, JA ditetapkan sebagai tersangka atas kasus mark-up tanah kuburan di Baturaja tahun 2012. Dalam kasus itu, hasil audit menilai ada kerugian sekitar Rp3,49 miliar.

Setelah ditetapkan tersangka, Johan sudah empat kali dipanggil. Namun tersangka tak kunjung hadir sampai akhirnya mengajukan praperadilan pada 19 Desember 2019 lalu. Atas gugatan praperadilan yang diajukan di PN Baturaja, pengadilan memutuskan menolak seluruh gugatan. Setelah praperadilan ditolak, Johan pun diperiksa dan langsung ditahan.


Editor : Donald Karouw