Heboh, Babi Hutan Ikuti Warga sampai ke Rumah dan Menangis saat Ditinggal

Era Neizma Wedya , Sindonews ยท Sabtu, 29 Agustus 2020 - 21:45 WIB
Heboh, Babi Hutan Ikuti Warga sampai ke Rumah dan Menangis saat Ditinggal
Babi hutan liar yang jinak menghebohkan warga Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel. (Foto: SINDOnews/Era Neizma Wedya)

MUSI RAWAS UTARA, iNews.id - Warga Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel) dihebohkan dengan seekor babi hutan yang jinak. Satwa liar ini mengikuti warga ke rumah dan menangis saat ditinggal.

Warga yang diikuti satwa liar itu, Reno mengaku peristiwa aneh itu terjadi saat dirinya mengambil air di sebuah mata air dalam hutan. Lokasinya tak jauh dari rumahnya. Ketika Reno akan pulang, babi hutan tiba-tiba muncul dan mengikuti langkahnya sampai tiba di rumah.

"Babi itu tidak mau pergi, jinak, padahal babi hutan. Biasanya babi hutan itu kalau lihat manusia pasti lari atau kita yang diseruduknya," kata Reno, Sabtu (29/8/2020).

Di perjalanan, Reno sempat mengusir babi hutan itu. Bahkan, dia mengantar satwa itu ke dalam hutan. Anehnya, babi hutan tersebut kembali mengikuti Reno ke rumah.

"Aneh tapi nyata. Saya sudah usir ke dalam hutan, tapi babi hutan itu balik lagi ikut saya. Anehnya itu karena ini babi hutan," kata Reno.

Sampai di rumah, Reno meninggalkan babi hutan di luar rumah dan menutup pintu rumahnya. Beberapa waktu kemudian, Reno membuka pintu rumahnya dan melihat babi hutan yang mengikutinya dari hutan masih ada depan pintu. Yang lebih aneh, babi itu menangis.

"Saya pikir dia sudah pergi kan, saya ke depan lagi. Ternyata dia masih ada depan pintu, tiduran, menangis dia," kata Reno.

Setelah kejadian dua hari lalu itu, Reni akhirnya memelihara babi hutan itu di depan rumah. Alhasil, satwa liar itu menjadi tontonan warga sekitar yang penasaran. Tak hanya warga desa setempat, bahkan ada warga dari desa lain yang sengaja ingin melihat babi itu.

"Sudah dua hari sampai hari ini, orang ramai terus melihat babi hutan ini. Ada warga sini dan ada juga warga dari desa lain," ujar Reno.


Editor : Maria Christina