Gubernur Herman Deru Berharap Tak Ada Serangan Harimau di Sumsel

Antara ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 11:00 WIB
Gubernur Herman Deru Berharap Tak Ada Serangan Harimau di Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru saat di acara camping bersama di Kota Pagaralam (Dokumen Pemprov Sumsel)

PALEMBANG, iNews.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru berharap agar kasus penyerangan harimau di wilayah Sumsel tidak terulang kembali. Bukan tanpa alasan, serangan harimau ke warga bisa merenggut nyawa warga.

Selain itu, serangan harimau ke warga menurunkan kunjungan wisatawan di beberapa wilayah Sumsel.

"Selain memakan korban, konflik manusia dengan harimau lebih banyak dampak negatifnya seperti penurunan kunjungan wisatawan," kata Herman kepada wartawan, Selasa (11/2/2020).

Herman menambahkan, konflik tersebut membawa kerugian bagi industri pariwisata sehingga pelaku jasa usaha wisata tidak mendapat keuntungan saat libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Pasalnya, konflik harimau dengan manusia terjadi selama tiga bulan yakni November, Desember 2019 dan Januari 2020.

Nantinya, kata Herman, Pemprov Sumsel dan berbagai instansi terkait lainnya berkomitmen mencegah agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satu caranya dengan menjaga alam dari deforestasi.

Selain itu, Pemprov Sumsel berkomitmen menjaga mata rantai makanan satwa liar di hutan tempat tinggal harimau.

Pemprov Sumsel, lanjut Herman, bersama pihak terkait lainnya sudah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi konflik manusia dengan harimau. Salah satunya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terdampak maupun melakukan pemantauan keberadaan harimau di lokasi konflik.

"Namun yang lebih penting lagi mari bersama sama menjaga lingkungan supaya satwa di dalamnya terlindungi dan tidak keluar dari habitatnya," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto