Gerakan ASRI di Sumsel, Kapolda-Forkopimda Targetkan Zero Lubang dan Sampah
OGAN ILIR, iNews.id – Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen menjaga kualitas infrastruktur dan kebersihan lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Dengan mengusung program lokal bertajuk BELIDA (Bersih Lingkungan dan ASRI Daerah), pihak kepolisian bersama Forkopimda menargetkan kondisi Zero Lubang dan Zero Sampah di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Pusat kegiatan dilaksanakan di Terminal Timbangan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (28/2/2026), yang menjadi simbol sinergi lintas sektoral di 17 kabupaten/kota.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Hari ini kita menindaklanjuti apa yang menjadi perintah Bapak Presiden, melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.
Kapolda menjelaskan, gerakan di Sumatera Selatan dikemas dengan ciri khas lokal melalui ikon Belida.
“Di Sumatera Selatan kita memiliki ciri khas tersendiri, yaitu ikan Belida yang kita jadikan ikon untuk menciptakan nuansa yang berbeda, yaitu melaksanakan kegiatan bersih lingkungan dan ASRI di Sumatera Selatan, untuk mendukung program Bapak Presiden, selain itu kegiatan ini juga menunjukkan sinergitas Forkopimda baik di tingkat pimpinan provinsi maupun kabupaten, dan ini sudah dilaksanakan di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan,” katanya.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang digerakkan secara serentak di berbagai daerah. “Saya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dilakukan serentak di 17 kabupaten/kota, melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Target Zero Sampah dalam Gerakan ASRI diperkuat melalui dorongan perubahan perilaku masyarakat sejak dari sumbernya dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Selain menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan publik, upaya ini juga diarahkan untuk menekan dampak lanjutan seperti pencemaran, gangguan kesehatan, serta potensi banjir akibat saluran tersumbat.
Di sisi lain, target Zero Lubang ditegaskan sebagai bagian dari perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas masyarakat, terutama menjelang meningkatnya arus perjalanan pada masa mudik dan balik Lebaran. Program BELIDA juga menyasar titik-titik yang berkaitan dengan dukungan Operasi Ketupat, agar jalur yang dilalui masyarakat berada dalam kondisi lebih aman dan nyaman.
Editor: Kastolani Marzuki