Fase Kasus Corona di Sumsel Naik Meski Tak Ada Tambahan Pasien Baru

Antara ยท Minggu, 03 Mei 2020 - 08:35 WIB
Fase Kasus Corona di Sumsel Naik Meski Tak Ada Tambahan Pasien Baru
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Kasus positif corona atau Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masuk ke fase naik. Padahal, dari data 2 Mei 2020, tidak ada penambahan kasus pasien baru positif corona dan tetap di angka 156 kasus.

"Tidak ada tambahan kasus bukan artinya mulai menurun, tapi justru mulai naik sejalan dengan pasien dalam pengawasan (PDP) yang terus bertambah," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri, Minggu (3/5/2020).

Yusri menambahkan, fase naik juga turut didongkak dari terus munculnya kasus positif di kabupaten/kota wilayah Sumsel. Untuk itu, seluruh gugus tugas daerah masih melakukan penelusuran kontak dari kasus-kasus positif terutama di daerah dengan temuan transmisi lokal.

Dia menduga, masih ada kemungkinan tambahan kasus di Sumsel karena terdapat 710 sampel dari Sumsel yang sedang diperiksa Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang.

“Di mana 75 persen sampel tersebut berasal dari orang tanpa gejala (OTG) kontak erat dengan kasus positif,” kata dia.

Meski diperkirakan bertambah, kata dia, penyebaran Covid-19 di Sumsel secara umum masih terkendali selama masyarakat tetap mematuhi imbauan pemerintah terkait protokol pencegahan, seperti jaga jarak dan menggunakan masker.

"Kami berupaya menemukan kasus positif sebanyak mungkin agar orangnya cepat dikarantina, dan sepanjang orang-orang positif itu tidak keluar rumah maka insya Allah penyebaranya akan berhenti," katanya,.

Untuk diketahui, Kota Palembang mencatatkan kasus corona paling banyak di Sumsel yakni 90 kasus disusul Lubuklinggau 15 kasus, Kota Prabumulih 12 kasus dan Ogan Komering Ulu (OKU) 10 kasus.

Sedang kasus lainnya tersebar di sembilan wilayah lainnya yakni Ogan Komering Ilir 6 kasus, Banyuasin 6 kasus, Ogan Ilir 4 kasus, Musi Rawas 3 kasus, Muara Enim 2 kasus.

Musi Banyuasin, Pagaralam, Lahat, Muratara masing-masing 1 kasus, dari luar daerah namun dirawat di Sumsel 4 kasus. Dari 156 kasus tersebut, 29 orang dinyatakan sembuh dan empat kasus telah meninggal dunia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto