Dugaan Suap Calon Bintara, Mantan Kabiddokkes Polda Sumsel Diserahkan ke Kejari Palembang

Antara ยท Kamis, 23 Januari 2020 - 12:30 WIB
Dugaan Suap Calon Bintara, Mantan Kabiddokkes Polda Sumsel Diserahkan ke Kejari Palembang
Ilustrasi suap (Dok/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Kejaksaan Negeri Palembang menerima dua tersangka kasus dugaan suap proses penerimaan calon siswa bintara Polri. Tak main-main, kedua tersangka yakni Kombes Pol SP dan AKBP SY meraup keuntungan Rp5 miliar karena menjanjikan lolos tes kesehatan dan psikologi

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Palembang, Dede M Yasin mengatakan kedua tersangka dilimpahkan penyidik Mabes Polri ke Kejaksaan Agung melalui Kejari Palembang.

"Kedua tersangka ini merupakan hasil penyidikan Mabes Polri dan keduanya telah ditahan di Rumah Tahanan Pakjo Palembang," ujar Dede kepada wartawan, Kamis (23/1/2020).

BACA JUGA: Kasus Suap Bupati Cantik Talaud Nonaktif Segera Disidangkan

Kombes Pol SP merupakan mantan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Sumsel dan AKBP SY merupakan perwira aktif sekretaris tim pemeriksaan kesehatan (Rikkes) Polda Sumsel. Keduanya diduga menerima uang gratifikasi sebesar Rp5 miliar lebih dari 12 calon siswa bintara Polri.

Modus yang dijalankan kedua tersangka yakni menerima sejumlah uang dari calon siswa bintara yang tengah mengikuti tes kesehatan dan psikologi, kisaran uang yang diterima Rp250 juta hingga Rp300 juta per kepala dengan jaminan akan lulus.

Dalam berkas perkara yang diserahkan, kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf A dan atau Pasal 5 ayat (2) huruf a dan atau pasal 11 dan atau pasal 5 ayat (1) huruf a dan atau pasal 13 Undang-Undang nomer 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah diubah dengan undang undang nomer 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang undang nomer 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 jo pasal 65 ayat (1) KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara dengan denda Rp1 Miliar.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto