Cerita Pedagang yang Mau Menolong tapi Ditodong Senpi Perampok

Sindonews.com, Berli Zulkanedy ยท Jumat, 27 Maret 2020 - 16:23 WIB
Cerita Pedagang yang Mau Menolong tapi Ditodong Senpi Perampok
Ilustrasi perampokan bersenjata api (AFP)

MUBA, iNews.id - Seorang pedagang makanan bernama Sul mengaku sempat ditodong pistol oleh salah satu perampok toko emas. Alhasil, dia tidak bisa berbuat apa-apa karena ketakutan.

"Sempat mengancam akan menembak. Makanya saya duduk," kata Sul kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Sul melihat dengan mata kepala sendiri saat perampokan di Toko Emas Cahaya, Sungai Lilin, Musi Banyuasain (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel) beraksi. Menurutnya, pelaku berjumlah lima orang dan menggunakan penutup wajah atau masker.

"Mereka saat duduk pakai masker dan beraksi pakai penutup muka," kata Sul.

Sementara itu, dari rekaman CCTV terlihat para perampok sedang duduk di warung. Ada juga yang berdiri di sekitar toko dan sejumlah tempat lainnya.

Dalam hitungan menit, para perampok yang mengenakan penutup kepala dan senjata api langsung beraksi. Sebagian masuk ke dalam toko emas, sebagian lagi berjaga-jaga. Beberapa pelaku terlihat menodongkan senjata ke warga dan pedagang agar tidak membantu korban.

Sementata itu, Kapolsek Sungai Lilin AKP Hernando mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi dan melanjutkan olah TKP terkait perampokan itu.

"Saat ini kita masih penyelidikan dan berusaha mengejar para pelaku," kata Hernando.

Seperti diketahui, perampok bersenjata api beraksi di Toko Emas Cahaya, Sungai Lilin, Muba, Sumsel. Insiden ini terjadi pada Kamis (26/3/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.

Hasilnya, emas seberat 7 kilogram dengan nilai Rp5 miliar ludes digondol pelaku.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto