Bos Kelapa Sawit di Musi Banyuasin Ditembak Perampok, Uang Rp260 Juta Melayang

Edi Lestari ยท Jumat, 13 Desember 2019 - 17:30 WIB
Bos Kelapa Sawit di Musi Banyuasin Ditembak Perampok, Uang Rp260 Juta Melayang
Korban perampokan di Kabupaten Musi Banyuasin, Palembang, saat menjalani perawatan usai ditembak perampok (Foto: Edi Lestari/iNews)

MUBA, Inews.id - Kawanan perampok bersenjata api (senpi) nekat beraksi saat siang bolong. Perampokan ini terjadi di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu lalu (11/12/2019). Akibatnya, seorang korban bernama Silaudin ditembak di bagian perut dan pantat.

Dari informasi yang dihimpun, korban Silaudin yang sehari-hari bekerja sebagai pemasok buah kelapa sawit ini ditembak oleh perampok saat pulang ke indekosnya. Belum sempat masuk rumah, tiba-tiba muncul dua pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Tanpa babibu, pelaku langsung merebut tas berisi uang Rp260 juta dan memuntahkan peluru ke arah korban. Sedikitnya ada lima tembakan yang dilepaskan. Sayangnya, dua peluru bersarang di tubuh Silaudin.

Seorang saksi mata bernama Sulaiman membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, korban yang ditembaki sempat bersembunyi di bengkel atau gudang mebelnya.

"Saya lagi kerja, korban lari ke arah saya, terus ke sana sambil minta tolong," kata Sulaiman kepada iNews.

Sulaiman menambahkan, perampok itu pergi setelah mengambil uang ratusan juta dari tangan korban. Setelah pelaku pergi, dia dan warga langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Sungai Lilin.

Sementara itu, adik korban bernama Arif menuturkan, pelaku menggondol uang hasil penjualan kelapa sawit. Begitu mendapati kakaknya menjadi korban perampokan, Arif langsung mencari tahu keadaannya. Beruntung, dari Rumah Sakit Umum Sungai Lilin, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Charitas Palembang.

"Kita tidak ada di sini, tapi setelah pulang dari Sungai Lilin ternyata sudah dibawa ke bidan (Rumah Sakit Umum Sungai Lilin) kemudian dibawa ke RS di Palembang. Luka ada dua, di perut dan di pantat," ujar dia.

Kapolsek Sungai Lilin AKP Hernanto membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, dia sudah menerima laporan tentang kasus tersebut. Polisi sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

"Kita mendapatkan laporan dari masyarakat. Kerugian Rp260 juta. Korban mengalami luka tembak di perut. Kasus ini masih kita selidiki dan memeriksa saksi," kata Hernando.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto