Bandara SMB II Palembang Aktifkan Filtrasi Udara di Kedatangan Internasional

Antara ยท Senin, 10 Februari 2020 - 11:50 WIB
Bandara SMB II Palembang Aktifkan Filtrasi Udara di Kedatangan Internasional
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mengaktifkan mesin filtrasi udara di terminal kedatangan internasional. (Foto: Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Sumatera Selatan mengaktifkan mesin filtrasi udara untuk membuat ruang negatif saat pemeriksaan penumpang kedatangan internasional. Hal itu dilakukan terkait antisipasi penyebaran virus korona.

"Dengan adanya mesin filtrasi, ruangan isolasi bandara menjadi ruang negatif yang sama seperti ruang ICU atau operasi, para penumpang internasional akan disterilisasi di sini," ujar Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara SMB II, Feby Arya Hidayat di Palembang, Minggu (9/2/2020).

Arya mengatakan, mesin filtrasi udara dipasang sejak 5 Februari 2020 sebagai langkah lanjutan pasca-status kedaruratan yang dikeluarkan WHO terkait penyebaran virus korona.

Menurut dia, mesin filtrasi yang baru pertama kali dipasang di Bandara SMB II tersebut prinsipnya menyedot kuman dan bakteri dari tubuh penumpang kedatangan internasional. Sehingga probabilitas adanya bakteri pembawa virus korona dapat dicegah sedini mungkin.

Dia menjelaskan, proses filtrasi berlangsung selama pemeriksaan wawancara di ruang isolasi untuk mengisi data kartu kewaspadaan. Sebelum proses filtrasi, penumpang terlebih dahulu dipantau melalui pemindai suhu tubuh.

Menurutnya, semua penumpang kedatangan internasional dimasukkan ke dalam ruang isolasi tanpa terkecuali.

Meskipun tidak ada kedatangan langsung dari China, namun penumpang dari Malaysia dan Singapura dianggap juga berpotensi membawa virus korona.

"Bisa saja ada orang dari China yang transit di Singapura atau Malaysia beberapa hari, baru kemudian terbang ke Palembang, maka lebih baik semuanya diperiksa," katanya.

Arya mengatakan, saat ini belum ditemukan penumpang dengan gejala virus korona di Bandara SMB II. Semua penumpang telah diberikan kartu kewaspadaan sebagai bekal pemeriksaan selama mereka berada di wilayah Sumsel.


Editor : Reza Yunanto