Awal 2020, Pemprov Sumsel Ajak Investor Investasi ke KEK Tanjung Api-Api

Antara ยท Senin, 13 Januari 2020 - 13:14 WIB
Awal 2020, Pemprov Sumsel Ajak Investor Investasi ke KEK Tanjung Api-Api
Ilustrasi investasi di wilayah Tanjung Api-Api Sumsel (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan kembali menggaungkan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA), Kabupaten Banyuasin. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumsel Megaria.

Menurut Megaria, pemprov akan mengajukan revisi rencana pembangunan KEK yang sebelumnya telah tertuang dalam PP Nomor 51 Tahun 2014.

"KEK TAA (Tanjung Api-Api) ini dapat menjadi peluang besar untuk menarik investasi masuk ke Sumsel. Tahun ini, kami akan ajukan revisi karena pemprov baru menyelesaikan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW), dan ke depan akan menyelesaikan amdal," kata Megaria kepada wartawan, Senin (13/1/2020).

Megaria menambahkan, lewat langkah ini, pemprov optimistis investasi bakal meningkat pada 2020 atau melampaui capaian 2019 yakni sekitar Rp26 triliun.

Pada 2019, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mendominasi yakni berkisar 60 persen, sisanya 40 persen merupakan penanaman modal asing (PMA).

Saat itu, ada 461 proyek PMA dan 744 proyek PMDN di Sumsel. Optimisme kenaikan investasi di Sumsel ini merupakan buah dari baiknya koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten atau kota.

"Kami juga bentuk tim satgas untuk mengawal masalah perizinan. Jadi, akan lebih mempermudah investor yang ingin tanam investasi di Sumsel," kata dia.

Dari sisi pelayanan, lanut Megaria, pemprov sudah menerapkan perizinan secara online sehingga memudahkan para penanam modal.

"Jika berkas lengkap, dalam satu jam, izinnya sudah bisa keluar," tuturnya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto