Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Perbaikan Jalan Lintas Timur Palembang

Antara ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 13:00 WIB
Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Perbaikan Jalan Lintas Timur Palembang
Ilustrasi perbaikan jalan rusak. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

PALEMBANG, iNews.id - Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Sumatera Selatan kebut perbaikan jalan lintas timur Palembang hingga perbatan Provinsi Jambi. Perbaikan jalan ini ditargetkan selesai pada Maret 2020 atau sebelum Lebaran.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah I Provinsi Sumsel Dedy Mandarsyah mengatakan, lantaran ada perbaikan jalan ini, pihaknya meminta masyarakat lebih bersabar karena lalu lintas akan sedikit tersendast. Untuk menghindari kemacetan, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas.

"Kami juga meminta masyarakat untuk bersabar selama pekerjaan ini, seperti diketahui bahwa kawasan tersebut rawan kemacetan," kata Dedy kepada wartawan, Senin (14/1/2020).

Dedy menambahkan, kemacetan biasanya terjadi di titik-titik jalan yang cukup parah kerusakannya yakni di Bayung Lincir dan Sungai Lilin (Musi Banyuasin).

BACA JUGA: Pemprov Sumsel Kebut Perbaikan Jalan Palembang hingga Jambi

Jalan lintas timur ini menjadi satu-satu akses transportasi antar provinsi antara Sumatera Selatan menuju Jambi. Pada tahun 2017 akhir, jalan ini mengalami rusak parah. Alhasil, waktu tempuh Palembang ke Jambi mencapai 14 jam dari seharusnya sekitar 6-7 jam.

Seperti diketahui, kontrak kerja perbaikan jalan lintas timur Palembang hingga perbatasan Jambi sebelumnya gagal kontrak hingga empat kali. Ini terjadi sejak tahun 2017.

Akibatnya, perbaikan jalan tidak dapat dilakukan secara maksimal karena hanya menggunakan dana transisi sekitar Rp30 miliar. Perbaikan pun hanya sekadarnya agar jalan bisa dilewati.

Nantinya, kata Dedy, Khusus di Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin, pemerintah akan melakukan pengecoran kurang lebih sejauh 2 km karena jalan sudah berlumpur.

"Sementara jalan dari Palembang-Betung, pemerintah akan melebarkan jalan sejauh 1 km dimulai dari KM 14," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto