Ada 17 Ekor Harimau yang Tersebar di Beberapa Wilayah Sumsel

Antara ยท Senin, 10 Februari 2020 - 20:30 WIB
Ada 17 Ekor Harimau yang Tersebar di Beberapa Wilayah Sumsel
Harimau yang masuk ke kotak perangkap di Kabupaten Muara Enim (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat masih ada 17 ekor harimau di wilayah Sumsel. Harimau itu tersebar di beberapa wilayah Sumsel seperti di Pagaralam, Lahat, Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, OKU, Musi Rawas Utara, Banyuasin dan Musi Banyuasin.

Kepala BKSDA Sumsel Genman S Hasibuan mengatakan, jumlah harimau itu kemungkinan bertambah karena sempat ditemukan jejak kelahiran di beberapa lokasi.

"Jumlahnya bisa saja bertambah karena ada jejak kelahiran, sementara untuk kasus pembunuhan maupun perburuan selama tiga tahun terakhir ini belum pernah saya temukan," kata Genman di acara Lokakarya Penanganan Konflik Manusia dan Satwa Liar, Senin (10/2/2020).

Lebih lanjut Genman mengatakan, BKSDA mencatat populasi terbanyak ada di Rejang Lebong yakni di Pagaralam, Lahat, Muara Enim dan dan OKU Selatan.

Sementara itu, terkait kasus penyerangan harimau ke manusia, Genman melanjutkan, serangan itu terjadi tiga bulan belakangan.

"Konflik antara manusia dan harimau cukup banyak terjadi sejak tiga bulan belakangan, terutama di Pagaralam, Lahat dan Muara Enim," kata dia.

Beruntung, satu harimau berhasil ditangkap karena masuk perangkap di Muara Enim. Saat ini harimau tersebut sudah dievakuasi di Lampung dan sedang dilakukan observasi dan penelitian mengenai perilaku harimau itu.

"Konflik bisa terjadi karena habitat harimau terganggu, juga karena rantai makanannya sudah habis dan terputus. Penanganan untuk kasus ini tidak mudah, melainkan membutuhkan proses, butuh waktu yang lumayan lama," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto