5 Warga Diserang Harimau di Palembang, Pangdam II Sriwijaya Terjunkan Personel

Bambang Irawan ยท Senin, 16 Desember 2019 - 12:24 WIB
5 Warga Diserang Harimau di Palembang, Pangdam II Sriwijaya Terjunkan Personel
Ilustrasi harimau. (Foto: Istimewa)

PALEMBANG, iNews.id – Lima warga di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) diserang harimau dalam empat pekan terakhir. Pangdam II/Sriwijaya menerjunkan personel untuk bergabung dengan tim-tim stakeholder terkait untuk membatasi gerak hewan buas ini.

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan mengatakan bergabungnya anggota TNI ini nantinya bersama-sama bertugas memantau daerah-daerah rawan serangan harimau. “Personel bersama tim gabungan lain bertugas untuk membatasi gerak harimau,” katanya, Minggu (15/12/2019).

Personel TNI ini dikerahkan untuk bergabung bersama kepolisian Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk membatasi gerak harimau di daerah-daerah rawan.

Selain itu, tim juga terus menyosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak masuk hutan terutama malam hari apalagi dengan jumlah warga yang sedikit.

Sebelumnya, sebanyak lima peristiwa serangan harimau terjadi di Kabupaten Lahat dan Muaraenim serta Kota Pagaralam. Serangan pertama tercatat terjadi Jumat (15/11/2019), menimpa wisatawan asal Kota Sekayu saat berkemah. Akibat serangan ini, korban mengalami luka di kaki.

Serangan kedua terjadi dua hari setelahnya. Seorang pencari kayu bernama Wanto (53) tewas diterkam harimau di kawasan hutan lindung di Pulau Panas, Lahat. Dia diterkam harimau di wilayah perbatasan hutan lindung yang masih di habitat dan jelajah harimau.

Harimau kembali tercatat melakukan serangan kepada seorang petani kopi bernama Marta, Selasa (2/12/2019). Dia diserang saat berkebun di kawasan hutan lindung di Desa Tebet Benawa, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam. Akibat serangan ini, korban menderita luka di kaki.

Serangan keempat menimpa petani kopi bernama Yudiansyah di Desa Tebet Benawa, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam. Ini serangan harimau paling sadis karena korban hanya tersisa bagian kaki, sementara bagian tubuhnya habis dimangsa.

Harimau kembali tercatat menyerang manusia, Kamis (12/12/2019). Mustadi, warga perbatasan antara Muaraenim dan Lahat tewas diterkam harimau. Korban diterkam harimau saat memikat burung di dekat pondok kebun kopi.


Editor : Umaya Khusniah