2 Kabupaten di Sumsel Zona Merah Covid-19 saat Masa Kampanye Pilkada 2020

Antara ยท Kamis, 15 Oktober 2020 - 10:29:00 WIB
2 Kabupaten di Sumsel Zona Merah Covid-19 saat Masa Kampanye Pilkada 2020
Ilustrasi tes swab massal karena masuk zona merah Covid-19 . (Foto iNews/M Zeni).

PALEMBANG, iNews.id - Sebanyak dua dari tujuh kabupaten peserta Pilkada 2020 di Sumatera Selatan (Sumsel) jadi zona merah Covid-19 pada masa kampanye. Dua daerah itu yakni Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir dan Musi Rawas.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Sumsel, Kamis, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi zona merah per 11 Oktober. Sedangkan Kabupaten Musi Rawas (Mura) sempat menjadi zona merah pada awal Oktober meskipun per 11 Oktober turun ke zona oranye.

"Tidak bisa dipungkiri Pilkada masih menjadi kekhawatiran dalam upaya menekan penyebaran COVID-19, namun kuncinya tetap pada upaya 3T (tracing, testing, treatment)," kata Anggota Tim Ahli Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan bidang Epidemiologi, Iche Andriany Liberty, Kamis (16/10/2020).

Kabupaten PALI mencatatkan 241 kasus per 14 Oktober dengan 91 kasus dalam perawatan. Kemudian Kabupaten Mura ditemukan 161 kasus dengan 27 kasus masih dalam perawatan.

Dari tingkat insidensi kasus, Kabupaten PALI termasuk paling tinggi keempat di Sumsel dengan angka 125, yang berarti 125 orang dari 100.000 penduduk di PALI positif Covid-19, dampaknya PALI menjadi daerah Pilkada dengan kasus paling banyak di Sumsel dibandingkan enam daerah lainnya.

Selain meningkatkan 3T, menurutnya, upaya mengampanyekan protokol kesehatan dari para calon kepala daerah kepada para pendukungnya tidak kalah penting dilakukan. Sebab, saat ini seharusnya menjadi kesempatan bagi pasangan calon untuk menunjukkan simpatinya kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, bukan hanya mencari simpati untuk dipilih.

Iche menyebut tahapan kampanye rentan menjadi klaster jika tidak diawasi dengan ketat. Dia meminta 12 pasangan calon kepala daerah di tujuh kabupaten secara mandiri mengontrol ketat kegiatan kampanyenya.

"Calon kepala daerah harus jadi panutan penerapan protokol 3M, jangan sampai mengabaikanya selama kampanye," katanya.

Sementara kabupaten peserta Pilkada lainnya, yakni OKU, OKU Timur, OKU Selatan, dan Muratara berada di zona oranye, serta Ogan Ilir zona kuning. Masa kampaye Pilkada masih berlanjut hingga 5 Desember 2020 sejak dimulai pada 26 September.

Editor : Nani Suherni