Polda Sumsel bongkar praktik penimbunan BBM subsidi jenis solar (Dede Febriansyah/MNC Portal)
Dede Febriansyah

PALEMBANG, iNews.id - Subdit IV Tipidter Polda Sumatera Selatan (Sumsel) membongkar praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Dalam kasus ini, polisi menyita 770 liter solar subsidi.

Penggerebekan ini dilakukan di Jalan Gumari RT 03 RW 02, Dusun II Desa Sidodadi, Kecamatan Belitang I, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumsel.

Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Tito Dani mengatakan, pengungkapan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut berawal saat anggotanya mencurigai satu unit mobil pikap bermuatan puluhan jeriken diduga berisi BBM subsidi jenis solar.

"Praktik penimbunan BBM subsidi ini terbongkar setelah kami mendapati pengaduan dari masyarakat terkait adanya aktivitas penyalahgunaan BBM bersubsidi," kata AKBP Tito Dani, Senin (28/11/2022).

Dari pengungkapan kasus tersebut, lanjut AKBP Tito, pihaknya mengamankan satu orang yakni TH, warga Desa Sidodadi  Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur.

"Saat dilakukan penggerebekan, mobil tersebut tengah memuat BBM bersubsidi yang ditutupi terpal dan hendak dijual kembali ke pelanggannya," katanya.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan satu mobil pikap warna putih dengan nomor polisi BE 8681 ZF, 22 jeriken kapasitas 35 Liter berisikan BBM jenis solar subsidi, dan 70 jeriken kosong, satu buah timbangan, satu buah selang,  dua buah corong, satu buah buku catatan, dan satu unit ponsel merek Vivo.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar Pasal 55 undang undang no 22 tahun 2001 Tentang minyak dan gas bumi yang telah diubah pada Pasal 40 angka 9 Undang-Udang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, tentang penyalahgunaan pengangkutan dan atau niaga BBM subsidi pemerintah.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

BERITA TERKAIT